Getaran Misterius Berulang Kali Terasa di Cipanas Cirebon, Warga Panik Keluar Rumah
Awalnya banyak yang mengira terjadi gempa besar, namun kenyataannya hanya terasa di beberapa dusun saja.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Cipanas, Dukupuntang, Cirebon digegerkan getaran misterius pada Minggu (19/4/2026) siang.
- Getaran terasa cukup kuat sekitar pukul 11.30 WIB, bahkan terjadi berulang kali dalam waktu berdekatan.
- Fenomena ini paling terasa di Blok Beledug, Karang Anyar, dan Tari Kolot.
- Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan, namun warga sempat panik dan keluar rumah.
- Penyebab getaran belum diketahui, warga berharap ada penjelasan resmi agar tidak terus cemas.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Suasana tenang di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah jadi kepanikan.
Warga dibuat geger setelah merasakan getaran misterius yang datang tiba-tiba pada Minggu (19/4/2026) siang.
Mengira terjadi gempa bumi, warga pun berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Getaran yang terasa sekitar pukul 11.30 WIB itu disebut cukup kuat hingga membuat sejumlah warga panik.
Baca juga: Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,4: Warga dari Bandung hingga Pangandaran Rasakan Getaran Kuat
Bahkan, fenomena serupa tidak hanya terjadi sekali, melainkan berulang dalam waktu berdekatan.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, getaran tersebut sudah dirasakan sejak sehari sebelumnya, Sabtu (18/4/2026).
Namun, intensitasnya disebut lebih kecil dibandingkan yang terjadi pada Minggu siang.
Menariknya, getaran ini tidak dirasakan secara merata.
Hanya beberapa wilayah tertentu yang terdampak, sehingga sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan warga.
Awalnya banyak yang mengira terjadi gempa bumi besar, namun kenyataannya hanya terasa di beberapa dusun saja.
Perangkat Desa Cipanas, Toyib, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menyebutkan, getaran paling terasa di tiga wilayah, yakni Blok Beledug, Blok Karang Anyar, dan Blok Tari Kolot.
“Pada hari ini terjadi dua kali getaran, masing-masing pukul 11.18 WIB dan 11.21 WIB. Bahkan terasa lebih besar dibandingkan hari sebelumnya,” ujar Toyib, saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, laporan warga menyebutkan getaran terjadi dua kali dalam rentang waktu yang sangat berdekatan.
| Rumah di Plumbon Cirebon Ludes Terbakar saat Pemilik Jualan, Api Diduga Dipicu Kipas Angin |
|
|---|
| Kecelakaan maut di Pantura Cirebon, Pemotor Disambar Truk Ganteng, Ibu Tewas dan Anaknya Kritis |
|
|---|
| Bukan Sekadar Seremonial! Tradisi Sakral Ini Warnai Hari Jadi Cirebon ke-544 |
|
|---|
| Waspada Cuaca Ekstrem April 2026: BMKG Catat 2 Juta Sambaran Petir dan 111 Gempa di Jawa Barat |
|
|---|
| Ono Surono Tampil Tenang di Cirebon, Beri Respons Isu Penggeledahan Rumahnya oleh KPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Desa-Cipanas-Kecamatan-Dukupuntang-Kabupaten-Cirebon.jpg)