Gass Mudik Tribun Jabar 2026
20 Kamera Pengawas Pantau Cirebon Secara 'Real-time' selama Arus Balik Lebaran
Lewat 20 titik kamera pengawas, pergerakan kendaraan dipantau secara real-time layaknya 'mata elang'
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Arus balik Lebaran di Kota Cirebon dipantau melalui 20 titik kamera CCTV yang bekerja real-time, membantu menjaga kelancaran lalu lintas meski volume kendaraan meningkat.
- Data menunjukkan lonjakan signifikan pada pukul 13.00–14.00 WIB dan meningkat lagi pada pukul 14.00–15.00 WIB.
- Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan arus balik masih terkendali dan seluruh personel siaga untuk mengantisipasi puncak arus balik.
- Tidak ada penutupan jalur u-turn, kebijakan ini dinilai membantu kelancaran arus
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Arus balik Lebaran di Kota Cirebon kini tak hanya sekadar dipantau dari jalanan.
Lewat 20 titik kamera pengawas, pergerakan kendaraan dipantau secara real-time layaknya 'mata elang' yang tak pernah berkedip.
Pantauan itu menjadi kunci di tengah lonjakan volume kendaraan yang mulai terasa sejak siang hari, Senin (23/3/2026).
Baca juga: Arus Balik Memuncak! Contraflow KM 70 Hingga KM 36 Tol Jakarta-Cikampek Resmi Diberlakukan Malam Ini
Meski padat, arus lalu lintas di sejumlah titik strategis Kota Cirebon tetap terjaga lancar.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan peningkatan arus balik yang masih dalam kendali.
“Ini menunjukkan arus balik di Kota Cirebon mulai meningkat secara bertahap, namun masih dalam kondisi terkendali dan lancar,” ujar Edo, saat meninjau Posko Mudik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon.
Data di lapangan mencatat lonjakan signifikan terjadi pada pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.
Sebanyak 2.720 kendaraan roda dua, 618 kendaraan roda empat pribadi dan 58 angkutan umum kecil melintas.
Angka itu kembali meningkat pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, dengan 2.835 sepeda motor, 665 mobil pribadi dan 25 angkutan umum kecil.
Meski terjadi peningkatan, Edo memastikan seluruh jajaran telah siaga untuk mengantisipasi puncak arus balik.
“Seluruh personel sudah disiagakan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman tanpa menimbulkan kemacetan,” ucapnya.
Menariknya, hingga saat ini tidak ada penutupan jalur putar balik (u-turn).
Baca juga: Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Skema Satu Arah di Ruas Tol dan Arteri
Kebijakan tersebut justru dinilai membantu menjaga kelancaran arus kendaraan.
“Tidak adanya penutupan jalan dan adanya libur panjang sangat membantu mengurai kepadatan kendaraan,” jelas dia.
| Wisatawan Bogor Tewas setelah Selamatkan Bocah yang Terseret Ombak Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya |
|
|---|
| Pikap Pengangkut 18 Wisatawan Tasikmalaya Terguling di Padaherang Pangandaran, Satu Penumpang Kritis |
|
|---|
| Hati-hati Jalur Gentong Malam Ini! Macet Horor Bikin Gas Mobil Hilang, Pemudik Antre Dinginkan Mesin |
|
|---|
| Arus Balik Memuncak! Contraflow KM 70 Hingga KM 36 Tol Jakarta-Cikampek Resmi Diberlakukan Malam Ini |
|
|---|
| Gentong Macet Parah Malam Ini! Antrean Kendaraan Tasikmalaya Menuju Bandung Mengular 20 Kilometer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Cirebon-Effendi-Edo-cek-cctv.jpg)