Gass Mudik Tribun Jabar 2026
Kisah Petugas yang 'Tak Pernah Pulang' saat Momen Lebaran, Tetap Bertugas saat yang Lain Mudik
Di balik ramainya arus mudik yang melintas di jalur Pantura Cirebon, ada sosok petugas yang justru 'tak pernah pulang' saat momen Lebaran
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Petugas Dishub Kota Cirebon, Libo Widi, sudah enam tahun bertugas menghitung arus kendaraan saat mudik Lebaran, termasuk di Pos Induk depan Goa Sunyaragi.
- Ia mencatat jumlah kendaraan per 15 menit menggunakan aplikasi khusus, dengan puncak arus mudik mencapai 8.818 kendaraan dalam satu jam.
- Tantangan terbesar muncul saat arus kendaraan membludak, sehingga petugas harus ekstra teliti membedakan jenis kendaraan meski dibantu teknologi.
- Libo menjaga stamina dengan pola makan bergizi selama Ramadan.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Di balik ramainya arus mudik yang melintas di jalur Pantura Cirebon, ada sosok petugas yang justru 'tak pernah pulang' saat momen Lebaran tiba.
Mereka tetap berjaga di pos pemantauan, menghitung ribuan kendaraan yang melintas, saat sebagian orang berkumpul bersama keluarga.
Pemandangan itu terlihat di Pos Induk Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon yang berada di depan Goa Sunyaragi, Jumat (20/3/2026).
Baca juga: 8 Truk Kontainer Dikawal Oknum TNI Nekat Terobos Tol Saat Arus Mudik, Sopir Sempat Lawan Polisi
Di dalam tenda sederhana, seorang petugas tampak fokus menatap layar ponselnya, mencatat setiap kendaraan yang melintas di jalan raya.
Petugas traffic counting Dishub Kota Cirebon, Libo Widi (46), mengaku sudah enam tahun menjalani tugas tersebut, termasuk saat momen arus mudik Lebaran.
“Saya bertugas untuk penghitungan arus mudik ini sudah 6 tahun yang lalu. Ibaratnya sejak pas Covid mulai,” ujar Libo.
Setiap harinya, ia harus menghitung berbagai jenis kendaraan yang melintas, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, angkutan kota, hingga truk besar.
Semua data dicatat secara rinci dalam interval waktu tertentu.
“Jadi jenis-jenisnya kita hitung per 15 menit. Nanti kita total per jamnya berapa untuk kendaraan yang melintas di posko kami,” ucapnya.
Menurutnya, suasana kerja saat arus mudik jauh berbeda dibanding hari biasa.
Volume kendaraan meningkat drastis, terutama saat mendekati Lebaran.
Baca juga: Mogok di KM 134 Tol Cipali, Satu Keluarga Pemudik Dievakuasi, Polisi Pakai Motor Terjang One Way
“Perbedaannya karena volume kendaraan pasti lebih padat. Apalagi kalau sudah mendekati Lebaran, itu pasti ada titik puncaknya,” jelas dia.
Bahkan, pada puncak arus mudik beberapa hari lalu, jumlah kendaraan yang melintas mencapai angka fantastis.
“Untuk per jamnya itu antara 3.000 sampai 4.000 kendaraan. Dan kemarin puncaknya sampai 8.818 kendaraan dalam satu jam, di jam 11.00 sampai 12.00 siang,” katanya.
| Arus Balik Sukabumi Memuncak! 21 Ribu Kendaraan Serbu Exit Tol Parungkuda |
|
|---|
| Panen Cuan di Pantai Madasari! Bisnis Sewa Tenda Camping Tembus Rp 157 Juta Selama Libur Lebaran |
|
|---|
| 3 Jam Hujan Tak Reda, Jalur Jatinangor-Tanjungsari Lumpuh, 50 Lampu Jalan Mati Bahayakan Pemudik |
|
|---|
| Jalur Gentong Macet! Polres Tasikmalaya Kota Belum Terapkan One Way tapi Pagar Betis di Pamoyanan |
|
|---|
| Beda Jauh dengan Pekan Lalu! Lembang Sepi Sore Ini, Kapolres Cimahi Sebut Arus Lalu Lintas Lengang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Libo-Widi-46-petugas-Dinas-Perhubungan-Dishub-Kota-Cirebon.jpg)