Sabtu, 9 Mei 2026

Herman Khaeron Ungkap Stok BBM Nasional Tersedia Hingga 21 Hari Kerja, Mudik Lebaran Masih Aman

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dipastikan masih dalam kondisi aman.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/eky Yulianto
BBM AMAN- Anggota DPR RI Komisi VI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron. Menjelang arus mudik Lebaran 2026, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dipastikan masih dalam kondisi aman. 

Ringkasan Berita:
  • Menjelang arus mudik Lebaran 2026, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dipastikan masih dalam kondisi aman
  • Hasil evaluasi terakhir menunjukkan stok BBM nasional masih cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik
  • Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ketersediaan BBM nasional saat ini masih dalam batas aman
  • Untuk arus mudik dan arus balik, ketersediaan BBM, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauan, BBM masih cukup untuk 21 hari kerja

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang tinggal menghitung hari, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dipastikan masih dalam kondisi aman.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI Komisi VI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, Minggu (8/3/2026).

Ia menyampaikan hal itu usai mengikuti evaluasi bersama sejumlah pihak terkait, termasuk Pertamina, PLN, serta sektor moda transportasi darat terkait kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Idulfitri.

Menurut Herman, hasil evaluasi terakhir menunjukkan stok BBM nasional masih cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

Baca juga: Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Pantura Hingga Tol Trans Jawa Pada Mudik Lebaran 2026

“Tadi kami baru saja melakukan evaluasi dengan Pertamina, PLN dan kemudian moda angkutan darat terkait dengan kesiapan arus mudik dan arus balik,” ujar Herman saat diwawancarai dalam momen buka puasa bersama awak media Cirebon, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ketersediaan BBM nasional saat ini masih dalam batas aman.

Herman mengatakan bahwa saat evaluasi kemarin, untuk arus mudik dan arus balik, ketersediaan BBM, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauan, BBM masih cukup untuk 21 hari kerja.

"Jadi masih cukup untuk 21 hari, dan itu terus ditambah sejalan dengan tingkat kebutuhan yang tentu sangat dibutuhkan, baik nanti saat mudik maupun saat balik,” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, Herman mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar selama masa mudik Lebaran.

Meski demikian, ia mengakui situasi global saat ini turut memberi tekanan terhadap harga energi dunia.

Salah satunya dipicu oleh memanasnya kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk penutupan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 9 Maret 2026 Se-Indonesia, Cek Pertamax

“Dengan kenaikan harga internasional yang saat ini terjadi akibat penutupan Selat Hormuz dan terjadinya perang di sekitar Teluk yang merupakan sumber crude oil, pemerintah tentu memiliki cara dan strategi,” katanya.

Ia menilai Indonesia sebenarnya pernah menghadapi situasi serupa di masa lalu, yaitu saat harga minyak dunia melonjak pada era pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurutnya, pada masa itu pemerintah mampu mengelola dampak kenaikan harga energi melalui kebijakan yang terukur, termasuk pemberian jaring pengaman sosial dan stimulus ekonomi bagi masyarakat.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved