Jumat, 24 April 2026

Menkop Ajak UMKM Persis Isi Gerai Ritel Kopdes Merah Putih

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono meminta pada pelaku UMKM Persis untuk mengisi gerai Koperasi Desa Merah Putih

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
RAMADAN EXPO 2026 - Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono saat hadir dalam acara Persis Ramadan Expo 2026, di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (6/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono hadir di acara Persis Ramadan Expo 2026
  • Menkop meminta UMKM Persis mengisi gerai ritel Koperasi Desa Merah Putih

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para pelaku UMKM di bawah naungan organisasi keagamaan Persatuan Islam (Persis), diminta meningkatkan kualitas produk dan kapasitas produksi, agar mampu mengisi gerai-gerai ritel moderen milik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono saat hadir dalam acara Persis Ramadan Expo 2026, di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (6/3/2026).

"Dalam setiap ritel moderen, ada sekitar 4.000 jenis produk yang dijual disana. Bila UMKM kita, termasuk UMKM binaan Persis, mampu memproduksi separuhnya saja, itu sudah sangat bagus," ujar Ferry.  

Ferry pun mengarahkan agar pelaku UMKM mulai masuk ke sektor-sektor produksi, seperti itu produk air mineral dalam kemasan, shampoo, kecap, sambal, roti, dan sebagainya. 

"Harus diproduksi dengan kualitas baik dan dengan harga kompetitif. Saya menjamin, seluruh produk UMKM kita bisa dijual di gerai ritel Kopdes Merah Putih," katanya.

Para pelaku UMKM, kata dia, harus percaya diri mampu memenuhi seluruh kebutuhan pokok masyarakat. 

"Bila perlu, bikin pabrik dan industri besar milik umat sendiri," ucapnya.

Ferry juga mengapresiasi Pimpinan Pusat (PP) Persis yang terus berkomitmen dalam memperkuat ekonomi umat melalui kegiatan yang produktif seperti Ramadan Expo ini. 

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi usaha, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi ekonomi umat dan pemberdayaan Masyarakat," katanya.

Bahkan, Menkop dan PP Persis menandatangani Nota Kesepahaman sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun ekonomi berbasis koperasi di lingkungan Jamiyah Persatuan Islam.

Kerja sama ini, kata dia, mencakup penguatan ekonomi keumatan berbasis gerakan koperasi dengan beberapa ruang lingkup penting. 

Antara lain, pengembangan dan penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas SDM, penguatan usaha dan unit bisnis, perluasan akses pembiayaan dan permodalan, hingga penguatan jaringan dan kemitraan.

Ferry menekankan bahwa Kemenkop akan terus mendorong transformasi koperasi agar menjadi lembaga ekonomi yang modern, adaptif, dan mampu bersaing di era digital. 

"Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Persatuan Islam, menjadi sangat penting," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam KH Jeje Zaenudin meyakini bahwa kemitraan strategis dengan Kemenkop bakal memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi. 

"Kita perlu terus menciptakan peluang-peluang pengembangan ekonomi kerakyatan. Terlebih lagi, kita sekarang sudah memiliki Persis Halal Center," ujar KH Jeje.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved