Minggu, 17 Mei 2026

Serangan Teroris

Saksi Mata: Mereka Bertakbir dan Bilang Ini Untuk Suriah

Gedung pertunjukan Bataclan menjadi salah satu lokasi penyerangan para teroris itu dari tujuh target yang disasar kelompok bersenjata itu.

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
AFP PHOTO / DOMINIQUE FAGET
Petugas penyelamat mengangkut korban dekat gedung pertunjukan Bataclan di pusat Paris, Jumat (13/11) malam. 

PARIS, TRIBUNJABAR.CO.ID - Seorang saksi mata yang berada di dalam gedung pertunjukan Bataclan mengatakan orang-orang bersenjata berteriak Allahu Akbar, sebelum menembaki para penonton konser. Mereka juga terdengar berteriak,"Ini untuk Suriah".

Para sandera mengatakan korban-korban dibantai satu per satu saat konser kelompok musik metal berlangsung dan menyebabkan pembantaian massal.

Sedikitnya 118 orang terbunuh akibat tembakan senjata di Bataclan yang disebut-sebut sebagai aksi balas dendam terhadap serangan misil AS yang membunuh teroris ISIS asal Inggris, Jihadi John di Suriah, Jumat (13/11) malam waktu setempat.

Gedung pertunjukan Bataclan menjadi salah satu lokasi penyerangan para teroris itu dari tujuh target yang disasar kelompok bersenjata itu. Museum Seni Louvre, pusat perbelanjaan the Les Halles, dan stadion Stade de France, tempat berlangsungnya laga timnas Prancis vs Jerman, juga diserang. Dua ledakan bom terdengar di luar stadion.

"Orang-orang itu masuk dan langsung menembak. Setiap orang jatuh ke lantai, itu sangat mengerikan. Saya membawa ibu saya dan bersembunyi. Beberapa orang di dekat kami bilang pelaku sudah keluar, makanya kami pun berlari ke luar gedung. Saya hanya berpikir untuk kabur. Kami berada di luar sekarang. Orang-orang masih berada di dalam. Ini mimpi buruk, sebuah mimpi buruk," ujar seorang saksi mata seperti dilansir Mirror.co.uk.

Seorang pelajar, Gilles Avel keluar bersama temannya ke daerah dekat Bataclan, tempat band asal AS Eagles of Death Metal bermain. "Situasi sungguh mengerikan dan orang ingin keluar sesegera mungkin. Ada tembakan dan kemudian orang-orang berlari serabutan," ujar pelajar berusia 19 tahun itu. (mac/tribunjabar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved