Warna Biru Ternyata Bikin Tenang dan Bantu Proses Penyembuhan Sakit
Salah satu hal yang dapat memengaruhi tingkah laku manusia yaitu warna. Hasil persepsi seseorang terhadap warna ini lah yang dapat memengaruhi suasana
Warna adalah kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yang dikenainya. Adanya warna memberikan kesan yang lebih indah, mampu memberikan kesan dan identitas sosial bagi pengamatnya. Siapa sangka, ternyata warna bisa memengaruhi suasana hati atau mood pada saat beraktifitas sehari-hari. Mitos atau fakta kah bahwa warna bisa memengaruhi mood seseorang?
Suasana hati atau yang biasa disebut dengan mood terkadang cukup menganggu aktifitas seseorang ketika melakukan kegiatan. Mood juga bisa dipengaruhi oleh gejala-gejala hormonal seperti kemarahan, kesedihan, yang terjadinya untuk sementara waktu. Gejala moody ini wajar dialami oleh para remaja, karena para remaja masih mengalami pembentukan karakter psikologis dan masa-masa mencari jati diri.
Terkadang suasana hati atau mood itu dipengaruhi oleh orang-orang yang berada di sekitar kita, tapi kali ini mood dipengaruhi hanya dengan melihat warna. Warna pakaian, warna tas, warna ruangan, dan lain sebagainya. Giavanny Panatra (22), Assisten Dosen, Fakultas Psikologi, Universitas Maranatha, mengatakan hal ini dikarenakan warna yang dilihat seseorang akan memberikan kesan dan kemudian dipersepsikan secara unik oleh orang yang melihatnya. Maka dari itu, warna mempunyai kemungkinan untuk bisa mempengaruhi mood, tanpa sadar.
“Salah satu hal yang dapat memengaruhi tingkah laku manusia yaitu warna. Hasil persepsi seseorang terhadap warna ini lah yang dapat memengaruhi suasana hatinya. Tiap warna memberikan arti tersendiri seperti, merah yang memberikan arti energy, gairah, tetapi bisa juga dipersepsikan dengan kemarahan,” tutur Vanny, panggilan akrab Giavanny Panatra.
Ada beberapa warna yang bisa membuat mood kita menjadi lebih baik, dilansir dari kawankumagz.com. Warna hijau memberikan kesan natural dan segar, warna biru memberikan efek menenangkan dan beberapa penilitian mengatakan bahwa warna biru dikaitkan sebagai proses penyembuhan penyakit, warna kuning dapat merangsang kerja otak, membantuk menjadi lebih fokus, dan konsentrasi. Setiap warna memiliki warna dan arti yang berbeda-beda bagi pemakainya.
Fadillah Hisyam (17), Pelajar kelas 2 SMAN 8 Bandung lebih menyukai barang-barang terutama pakaian warna putih. Putih dipilihnya karena memberi kesan damai dan tenang. Akan terasa lebih nyaman kalau menggunakan atasan berwarna putih ketika bepergian.
“Warna favorit saya sih putih dan biru tapi, saya lebih sering memakai baju yang berwarna putih. Saya akan terlihat lebih fresh dan tenang. Namun, jika memakai warna yang tidak saya suka, seringnya saya merasakan bad mood, dan tidak nyaman,” ujar Fadil.
Lain halnya dengan Poppy (17), pelajar kelas 3, SMAN 8 Bandung mengatakan bahwa ketika dia memakai pakaian yang tidak sesuai dengan warna yang dia suka, tidak akan memengaruhi mood nya dalam berkegiatan pada hari itu.
“Saya senang dengan warna-warna pastel, apalagi kalau untuk memilih warna baju. Warna pastel menurut saya memberikan kesan lembut. Mood saya tidak akan dipengaruhi oleh warna tapi orang sekitar,” ujar Poppy sambil tertawa. (tj2)