Ahmad Luthfi: Disabilitas Tak Boleh Tersisih dari Dunia Kerja
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penyandang disabilitas tidak boleh tersisih dari akses kerja, pelatihan, maupun kegiatan ekonomi.
“Kami para penyandang disabilitas dan keluarga juga berhak untuk berpariwisata,” ujarnya.
Perwakilan difabel Boyolali tersebut juga meminta dukungan mobil siaga untuk mobilitas penyandang disabilitas. Menurutnya, transportasi masih menjadi hambatan utama bagi difabel untuk mengikuti pelatihan maupun aktivitas produktif.
Ia menambahkan, Sanggar Krisnapatra di Boyolali sejak 2021 telah melatih sekitar 600 penyandang disabilitas dan menyalurkan 180 orang menjadi tenaga kerja tetap di perusahaan. Namun, sanggar tersebut belum memenuhi standardisasi sebagai tempat pelatihan.
Karena itu, ia berharap Pemprov Jateng dapat membantu akses pengembangan sanggar tersebut menjadi Balai Latihan Kerja atau BLK komunitas.
“Kami tidak minta dikasihi, kami minta diberi akses dan kesempatan,” ujarnya. (*)
| Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan |
|
|---|
| Sinergi Kabupaten Kota di Jateng Pacu Pariwisata dan Ekonomi Syariah 2027 |
|
|---|
| Sapi 906 Kg dari Gubernur Jateng Jadi Kado Iduladha Warga Huntara Tegal |
|
|---|
| PT Telkom Gandeng Roda Amal Salurkan Sapi Kurban untuk Disabilitas |
|
|---|
| Bermodal Semangat Di Lembaga ini Warga Miskin Jateng Dilatih Gratis, Diberi Makan, Disalurkan Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/1Gubernur-Jawa-Tengah-Ahmad-Luthfi-menegaskan-penyandang-disabilitas.jpg)