Pemkab Sumedang Pastikan Bantuan Berlanjut bagi Warga Terdampak Disposal Tol Cisumdawu
Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan warga terdampak Bendung Cihamerang tetap mendapat perlindungan sosial
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan warga terdampak Bendung Cihamerang tetap mendapat perlindungan sosial di tengah proses penanganan bendungan yang memasuki tahap krusial.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyatakan, dampak bendung tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan warga, khususnya petani.
Sekitar 8 hektare sawah tidak lagi dapat digarap akibat genangan dan disposal pembuangan tanah proyek pembangunan Tol Cisumdawu.
“Warga terdampak tidak boleh dibiarkan menunggu tanpa kepastian. Bantuan terus kami salurkan,” ujar Dony saat memantau penanganan Bendung Cihamerang di Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, Sabtu (13/12/2025).
Pemkab Sumedang menyalurkan bantuan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 10 kilogram per bulan secara berkelanjutan hingga lahan pertanian kembali berfungsi.
Bantuan tunai juga telah diberikan untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga terdampak.
Selain itu, pemerintah menyepakati relokasi sementara delapan rumah warga di zona rawan, disertai bantuan uang sewa.
“Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Bupati menegaskan, penanganan Bendung Cihamerang dilakukan bertahap berdasarkan kajian teknis, dengan pemerintah terus mendampingi warga hingga solusi jangka panjang tercapai.
“Ini ikhtiar bersama. Pemerintah tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga menjaga keberlangsungan hidup masyarakat,” katanya.
| Ketua PN Sumedang Tak Temui Massa Ahli Waris Tol Cisumdawu Lagi |
|
|---|
| "Pak Prabowo, Kapan KPK ke Sumedang?": Belasan Spanduk Terbentang di Depan PN Sumedang |
|
|---|
| Ahli Waris Serbu Kantor PN Sumedang, Protes "Aksi Sepihak" Pencairan Uang Konsinyasi Rp190 Miliar |
|
|---|
| 35 Siswa SMA Al Ma’soem Sumedang Tembus PTN Favorit hingga Kampus Rusia dan Turki |
|
|---|
| Sumedang Jadi Percontohan Nasional, Digitalisasi Bansos Dipercepat Lewat Parlinsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Sumedang-Dony-Ahmad-Munir-saat-memantau-penanganan-Bendung.jpg)