Ketua Komisi 3 DPRD Jabar Minta Evaluasi BUMD Tidak Parsial
Ketua Komisi 3 DPRD Jabar menilai kebijakan yang diambil pemerintah provinsi tidak bersifat parsial untuk BUMD
Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Siti Fatimah
Demikian pula jika ada yang disarankan untuk merger, memperbaiki manajemen, atau bahkan penambahan modal.
"Kalau kajiannya memang menurut para ahli ini likuidasi, mungkin disampaikan bahwa ini mah secara hitungan bisnis bagusnya likuidasi. Oh, ini mah bagusnya di merger. Oh, ini mah bagusnya perbaiki manajemen. Oh, ini mah harus tambah modal, kan kayak gitu," ujarnya.
Dengan demikian, lanjut Jajang, arah kebijakan tidak lagi menjadi keputusan sepihak, melainkan kesepahaman bersama antara DPRD dan pemerintah provinsi.
"Nah, sehingga ya kita membuat sebuah kesepahaman mungkin antara DPRD dengan Pemprov, berkaitan dengan kebijakan tadi," katanya.
| HKTI 2026, Andhika Surya Gumilar: Perkuat Sinergi demi Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani |
|
|---|
| Kebijakan PKB Tanpa KTP Pemilik Pertama Dinilai Lancar, Ketua Komisi 3 DPRD Jabar: Belum Ada Keluhan |
|
|---|
| Bayar Pajak Kendaraan Lebih Simpel, Ketua Komisi 3 DPRD Jawa Barat Dorong Masyarakat Makin Taat |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola BUMD dan SAKIP, Pemkab Bekasi Gandeng Kemenkum Jabar Rampungkan Perbupati |
|
|---|
| Aten Munajat: UTBK-SNBT Harus Jadi Simbol Keadilan Pendidikan, Bukan Sekadar Seleksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-adv-Ketua-Komisi-3-DPRD-Jawa-Barat-Jajang-Rohana-sosper.jpg)