Rabu, 15 April 2026

Cianjur Selatan Terancam Gelombang Tinggi 2,5 Meter, BPBD Minta Masyarakat dan Nelayan Siaga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur meminta masyarakat di pesisir pantai Cianjur selatan waspadai gelombang tinggi

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ravianto
ai gemini
ilustrasi kapal menerjang gelombang tinggi. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur meminta nelayan dan masyarakat di pesisir pantai Cianjur selatan waspadai gelombang tinggi serta cuaca ekstrem.

Peringatan gelombang tinggi berisi informasi mengenai kondisi cuaca maritim di berbagai wilayah Indonesia terutama terkait dengan gelombang dengan kategori sedang, tinggi, sangat tinggi, dan ekstrem.

Disebut gelombang tinggi jika tinggi gelombang antara 2,5-4 meter.

Kalak BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmana Wijaya mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisik (BMKG) peringatan gelombang tinggi itu berlaku selama tiga hari.

"Peringatan gelombang tinggi selama tiga hari itu, mulai terhitung pada Jumat (15/8/2025) hingga Senin (18/8/2025)," katanya pada Tribunjabar.id, Kamis (14/8/2025).

WASPADA - Kalak BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmana Wijaya, Kamis (26/3/2025)
WASPADA - Kalak BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmana Wijaya, Kamis (26/3/2025) (Fauzi Noviandi / Tribunjabar)

Dalam surat peringatan gelombang tersebut lanjut dia, diperkirakan terjadi diseluruh perairan wilayah Indonesia, seperti laut Jawa bagian timur termasuk laut Jawa bagian barat.

"Karena Cianjur selatan termasuk dalam perairan Jawa bagian barat. Sehingga beberapa pantai di Cianjur selata, yaitu Jayanti, Cemara, dan Agra terancam terdampak gelombang tinggi," katanya

Menurutnya, dalam surat peringatan tersebut ketinggian gelombang tinggi diperkirakan bisa mencapai 1.5 meter hingga 2.5 meter. Sehingga nelayan diminta untuk tindak melaut sementara.

Baca juga: Cianjur Diprediksi Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Agustus, Nelayan Diminta Waspada Gelombang Tinggi

"Sesaui dengan saran dari BMKG, dalam surat peringatan tersebut, nelayan dan masyarakat tidak melaut untuk mementara. Karena ketinggian gelombang bisa mencapai 1.5 meter sampai 2.5 meter, sehingga dapat membahayakan nelayan," katanya.

Selain itu dia menambahkan, pihaknya sudah mengintruksikan beberapa Relawan Tangguh Bencana (Retana) dibeberapa desa Cianjur selatan untuk siaga dan melakukan imbauan terkait peringatan gelombang tinggi.

"Kami juga sudah terus memantau melalui grup-grup whatsapp dengan pemerintahan setempat sampai relawan. Mudah-mudahan tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan," kata dia.(*)

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved