Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026

Kuatkan Karakter Siswa, Disdik Kota Bandung Libatkan Aparat hingga Psikolog

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal melibatkan aparat hingga psikolog untuk program penguatan karakter siswa.

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pelajar mengikuti cek kesehatan saat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Untuk Anak Sekolah Menengah Pertama di SMPN 5 Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (4/8/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal melibatkan aparat hingga psikolog untuk program penguatan karakter siswa.

Kepala Disdik Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan, program itu merupakan bagian dari inovasi dalam penguatan karakter siswa.

Menurut dia, program kolaborasi bersama TNI dan Polri tersebut mulai diujicobakan untuk siswa kelas 9 SMP di empat sekolah negeri.

Nantinya, program itu dilaksanakan setiap Jumat, dan alan melibatkan psikolog dan aparat untuk memberikan pembinaan mental serta wawasan kebangsaan.

"Kami integrasikan materi wawasan kebangsaan dalam pelajaran PPKn, sehingga diharapkan para siswa tidak hanya pintar, tetapi tangguh secara mental dan sosial," ujar Asep Saeful Gufron dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/8/2025).

Ia mengatakan, Disdik Kota Bandung juga turut memperkuat muatan lokal dari mulai mata pelajaran kesundaan, kaulinan barudak, dan pendidikan lingkungan hidup.

Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sekaligus menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab siswa sejak dini.

Selain itu, Pemkot Bandung dalam waktu dekat bakal menerbitkan surat edaran untuk menyelaraskan visi dan program antara sekolah negeri dan swasta.

Terutama dalam penguatan karakter, pencegahan kekerasan, dan penguatan wawasan kebangsaan yang dikolaborasikan dengan jajaran TNI, Polri, hingga psikolog.

"Kita akan menjadwalkan pertemuan rutin dengan kepala sekolah swasta dan madrasah tiga bulan sekali agar setiap kebijakan pendidikan bisa disusun secara inklusif serta menyeluruh," kata Asep Saeful Gufron .

Pihaknya berharap, melalui pendekatan kolaboratif dan pembenahan sistem dari hulu ke hilir membuat seluruh sekolah baik negeri maupun swasta di Kota Bandung menjadi ruang tumbuh yang sehat.

"Termasuk menjadikan pendidikan yang semakin inklusif, dan membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Asep Saeful Gufron.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved