Kuatkan Karakter Siswa, Disdik Kota Bandung Libatkan Aparat hingga Psikolog
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal melibatkan aparat hingga psikolog untuk program penguatan karakter siswa.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal melibatkan aparat hingga psikolog untuk program penguatan karakter siswa.
Kepala Disdik Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan, program itu merupakan bagian dari inovasi dalam penguatan karakter siswa.
Menurut dia, program kolaborasi bersama TNI dan Polri tersebut mulai diujicobakan untuk siswa kelas 9 SMP di empat sekolah negeri.
Nantinya, program itu dilaksanakan setiap Jumat, dan alan melibatkan psikolog dan aparat untuk memberikan pembinaan mental serta wawasan kebangsaan.
"Kami integrasikan materi wawasan kebangsaan dalam pelajaran PPKn, sehingga diharapkan para siswa tidak hanya pintar, tetapi tangguh secara mental dan sosial," ujar Asep Saeful Gufron dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/8/2025).
Ia mengatakan, Disdik Kota Bandung juga turut memperkuat muatan lokal dari mulai mata pelajaran kesundaan, kaulinan barudak, dan pendidikan lingkungan hidup.
Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sekaligus menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab siswa sejak dini.
Selain itu, Pemkot Bandung dalam waktu dekat bakal menerbitkan surat edaran untuk menyelaraskan visi dan program antara sekolah negeri dan swasta.
Terutama dalam penguatan karakter, pencegahan kekerasan, dan penguatan wawasan kebangsaan yang dikolaborasikan dengan jajaran TNI, Polri, hingga psikolog.
"Kita akan menjadwalkan pertemuan rutin dengan kepala sekolah swasta dan madrasah tiga bulan sekali agar setiap kebijakan pendidikan bisa disusun secara inklusif serta menyeluruh," kata Asep Saeful Gufron .
Pihaknya berharap, melalui pendekatan kolaboratif dan pembenahan sistem dari hulu ke hilir membuat seluruh sekolah baik negeri maupun swasta di Kota Bandung menjadi ruang tumbuh yang sehat.
"Termasuk menjadikan pendidikan yang semakin inklusif, dan membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Asep Saeful Gufron.
| 11 Kios PKL di Cicadas Bandung Dibongkar Satpol PP, Lokasinya Bakal Jadi Koridor BRT |
|
|---|
| Lokasi Begal Kurir di Astanaanyar Bandung Jadi Titik Rawan Kriminalitas, CCTV Bantu Ungkap Pelaku |
|
|---|
| Deadline Seleksi Pengelola Bandung Zoo Besok, Farhan Buka Opsi Siapkan Lembaga Konservasi Sementara |
|
|---|
| Farhan Soroti Peringatan May Day di Bandung yang Ternoda Aksi Rusuh, Singgung Warga Jaga Warga |
|
|---|
| Gaji Guru Honorer Sudah Dibayarkan, Tapi DPRD Beri Catatan untuk Pemkot Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20250804_GANI_Cek_Kesehatan_02.jpg)