Kadin Bentuk Tim Pengembangan, Perkuat Kemandirian Pangan dan Ekonomi Desa Berbasis Koperasi
Kadin memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan dan operasional koperasi desa merah putih.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Koperasi Desa Merah Putih telah diresmikan pada Senin (21/7/2025).
Kehadiran Koperasi Merah Putih ini sebagai langkah memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa berbasis koperasi. Kamar dagang dan industri atau Kadin memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan dan operasional koperasi desa merah putih.
Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa, mengatakan pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Ketua Kadin Jabar, Almer Faiq Rusydi, dan Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, serta pemerintah terkait peran pemberian informasi, konsultasi, dan advokasi bagi pengurus koperasi, sekaligus membantu memperkuat perekonomian desa melalui koperasi.
"Kadin juga akan terlibat dalam pendampingan pengelolaan rantai pasok, pemasaran produk, dan pengembangan usaha di desa," katanya, Kamis (31/7/2025).
Baca juga: Polda Jabar Sudah Panggil 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Penipuan BUMD Kabupaten Bandung
Iwa menjelaskan, peran Kadin kota Bandung dalam koperasi desa merah putih, antara lain pendampingan dan advokasi, penguatan ekonomi desa, pemasaran dan rantai pasok, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat melalalui berbagai program juga kegiatan, sinergi dengan pemerintah, dan peningkatan kapasitas pengurus.
"Kami ingin mendampingi dalam berbagai aspek, termasuk perizinan, pengelolaan, dan pengembangan usaha. Semoga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat desa sekaligus mengurangi kemiskinan,"
"Untuk mewujudkan, hal itu dilakukan lewat pembentukan tim pengembangan pembinaan pelatihan Koperasi Merah Putih," ujarnya.
Sementara Wakil Ketua Kadin Kota Bandung Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi sekaligus sebagai Koordinator Pengembangan Pembinaan Pelatihan Koperasi Merah Putih, Dadi Hermana, mengatakan Kadin kota Bandung bisa menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tujuan koperasi desa merah putih, yakni memajukan perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Baca juga: Launching Persib Bandung Paling Disorot, Ini Daftar Tim dan Nama Pemain yang Sudah Resmi Rilis
"Sebagai langkah strategis setelah pembentukan koperasi desa merah putih, Kadin Kota Bandung siap melaksanakan seminar, pelatihan, dan pendampingan pelaksanaan program kerja Koperasi Desa merah Putih yang dilaksanakan pengawas, pengurus, dan pengelola," katanya.
Sedangkan tim pendampingan usaha Koperasi Merah Putih, Yan Hendrick, berharap setelah melakukan serangkaian kegiatan, pengelolaan koperasi desa merah putih mengikuti kaidah good corporate governance, yang nantinya koperasi desa merah putih lebih dipercaya tidak hanya oleh anggota, tapi juga pihak lain.
"Seperti perbankan dan investor sehingga koperasi dapat menjadi mandiri dalam pemenuhan kebutuhan investasi dalam pengembangan usaha koperasi di masa yang akan datang," kata Yan.
Koordinator Trainer Pelatihan Koperasi Merah Putih, Prince Zakriyya, menyebut materi seminar, pelatihan, dan pendampingan pelaksanaan program kerja koperasi desa merah putih, meliputi:
Pelatihan untuk pengawas, pengurus, dan pengelola unit usaha koperasi, terdiri dari manajemen koperasi modern, perencanaan dan pengambilan keputusan, legalitas dan kepatuhan, fungsi pengawasan Internal, audit internal dan evaluasi keuangan, strategi pemasaran dan ekspansi, digitalisasi usaha.
"Kemudian pelatihan dalam menyusun studi kelayakan bisnis serta simulasi penyusunan studi kelayakan bisnis yang nantinya dapat dilakukan oleh pengurus dan pengelola unit usaha koperasi dalam menentukan bisnis yang akan dipilih koperasi dan yang akan dikembangkan koperasi desa merah putih," ujarnya. (*)
| Pelemahan Rupiah hingga Daya Beli Lesu, Kadin Beberkan Beban Pengusaha Saat Ini |
|
|---|
| Pelemahan Rupiah Bebani Manufaktur dan UMKM, Kadin Kota Bandung: Pasti Terasa |
|
|---|
| Rupiah Tembus Rp17.889 per Dolar AS, Pengusaha Keluhkan Lonjakan Biaya Impor dan Anjloknya Daya Beli |
|
|---|
| Kurs Dolar Naik, Pengusaha Khawatir Cash Flow Terganggu dan PHK Tak Terhindarkan |
|
|---|
| Bandara Husein Bakal Buka Lagi, Kadin Bandung Sebut Jadi Angin Segar Sektor Wisata hingga Kuliner |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kadin-Kota-Bandung-dukung-Koperasi-Merah-Putih.jpg)