Tragedi Nikahan Anak KDM di Garut
Polisi Datangi Rumah Dikira Kasus Utang, Ternyata Bawa Kabar Tetangga jadi Korban Tragedi Garut
Berdasarkan data yang diperoleh dari ruang jenazah RSUD dr Slamet Garut, dilaporkan bahwa tiga orang kehilangan nyawa dalam keramaian tersebut.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Rangkaian kemeriahan pesta pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina, dengan Maula Akbar yang merupakan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, berujung duka mendalam.
Acara makan gratis yang digelar untuk masyarakat, sayangnya sampai menelan korban jiwa.
Insiden memilukan itu terjadi pada Jumat siang, 18 Juli 2025, di area barat Alun-alun Garut, Jawa Barat.
Berdasarkan data yang diperoleh dari ruang jenazah RSUD dr Slamet Garut, dilaporkan bahwa tiga orang kehilangan nyawa dalam keramaian tersebut.
Satu korban tewas ternyata ber-KTP Jakarta Utara.
Sejumlah warga yang didominasi ibu-ibu berkumpul di depan rumah berwarna krem yang terdapat enam kontrakan di Jalan Lontar II Nomor 46, RT 009 RW 04, Koja, Jakarta Utara pada Sabtu (19/7/2025).
Baca juga: Saksi Cerita Detik-Detik Vania Terinjak di Pendopo Garut, Ambulans Baru Tiba 15 Menit Kemudian
Salah satu unit kontrakan di rumah tersebut memang merupakan sempat tempat tinggal Dewi Jubaedah (61), salah satu korban tewas dalam rangkaian pesta pernikahan anaknya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/7/2025) kemarin.
Namun, pantauan Tribunnews.com, tak ada bendera kuning yang biasa digunakan untuk memberikan pertanda duka di rumah kontrakan tersebut.
Ternyata, Dewi sudah lama tidak tinggal di kontrakan tersebut.
Korban sudah pindah ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat sejak 2020 silam namun masih memiliki alamat KTP di lokasi.
"Iya bener dulu tinggal di sini, waktu pas covid dulu (pindah), terus diizinkan lah, sama yang punya rumah ini, ibu ini (buat KTP) pake alamat rumah di sini," kata Siti Khodijah (48) tetangga kontrakan Dewi kepada wartawan, Sabtu.
Seingat wanita yang akrab dipanggil Ijah itu, Dewi tinggal di kontrakan satu petak yang hanya berukuran sekitar 3x3 meter sejak 2015 lalu.
Awalnya, Dewi ikut bersama saudaranya untuk berjualan lontong Padang tak jauh dari kontrakan itu.
Hingga akhirnya dia memutuskan tinggal di kontrakan tersebut dengan membayar Rp500 ribu per bulannya.
Di dalam kontrakan yang kecil itu, Dewi disebut tinggal bersama suaminya Afrizal Sikumbang, dan dua anaknya bernama Hendrik dan Asep.
| Polda Jabar Akan Periksa Pihak Pemkab Garut dan EO Terkait Tragedi Nikahan Anak KDM |
|
|---|
| Polda Jabar Klarifikasi Keberadaan KDM saat Tragedi Pesta Rakyat di Garut, 11 Saksi Telah Diperiksa |
|
|---|
| Wagub Jabar Erwan Setiawan Semangati Anak Dedi Mulyadi setelah Tragedi Makan Gratis di Garut |
|
|---|
| ''Hoaks,'' KDM Bantah Ada di Lokasi Pesta Rakyat Nikahan Anaknya di Garut saat Tragedi Maut Terjadi |
|
|---|
| Polisi Sudah Periksa Berbagai Pihak pada Kasus Makan Gratis Anak Gubernur, Ditangani Polda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dewi-JUBAEDAH-korban-tragedi-garut.jpg)