Rencana Peluncuran Angkot Pintar di Bandung Terus Dimatangkan, Sopir Bakal Terima Gaji

Pemkot Bandung terus mematangkan rencana menyiapkan angkot pintar berbasis teknologi untuk mengubah sistem transportasi di Kota Bandung

tribunjabar.id / Hilman Kamaludin
ANGKOT PINTAR - Foto dokumnetasi memperlihatkan sejumlah angkot saat mangkal di Terminal Cicaheum, Rabu (25/6/2025). Pemkot Bandung terus mematangkan rencana menyiapkan angkot pintar berbasis teknologi untuk mengubah sistem transportasi di Kota Bandung pada tahun 2026 mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung terus mematangkan rencana menyiapkan angkot pintar berbasis teknologi untuk mengubah sistem transportasi di Kota Bandung pada tahun 2026 mendatang.

Nantinya angkot pintar tersebut digadang-gadang jadi solusi transportasi yang lebih efisien, nyaman, dan ramah lingkungan. Program ini akan menggandeng angkutan kota (angkot) eksisting untuk diintegrasikan dengan sistem transportasi berbasis teknologi.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengatakan bahwa untuk menyiapkan angkot pintar tersebut, nantinya angkot lama tidak akan dihilangkan, tetapi akan diberdayakan, bahkan sopir angkot akan direkrut menjadi pegawai dengan sistem gaji tetap menggantikan sistem setoran harian.

Baca juga: Angkot Pintar di Bandung Mudah Direalisasikan, Pakar Transportasi Ungkap Syarat Ini

"Kita akan ubah total, nanti sopirnya digaji. Sistemnya cashless, ada AC, dan tidak ada lagi ngetem. Angkot ini akan jalan sesuai jadwal," ujarnya di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (15/7/2025).

Ia mengatakan angkot pintar ini akan terhubung dengan sistem Bus Rapid Transit (BRT) dan menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Kota Bandung, termasuk sekolah-sekolah yang belum terlayani transportasi umum.

"Kita sudah identifikasi. Angkot pintar akan masuk ke sana dan terintegrasi dengan bus utama," kata Erwin.

Ia mengatakan, angkot lama akan ditransformasi hingga lebih aman dan efisien. Langkah ini dilakukan agar nanti tidak ada lagi kemacetan akibat banyak angkot ngetem atau parkir sembarangan di pinggir jalan.

Baca juga: Polda Jabar Bongkar Jaringan Jual Beli Bayi, Ada yang Dijual Sebelum Lahir, Ini Modus Operandinya

"Semuanya akan terjadwal, tidak ada lagi angkot berhenti sembarangan. Ini juga bagian dari upaya kami mengatasi kemacetan dan polusi," ucapnya.

Rencana menyiapkan angkot pintar ini, kat Erwin, akan melibatkan para pengusaha transportasi sebagai mitra pemerintah, melalui pendekatan kolaboratif agar perubahan berjalan mulus dan diterima semua pihak.

"Transformasi transportasi ini tidak bisa sendiri. Kita butuh dukungan operator, pengusaha, dan masyarakat. Tapi insyaallah ini semua demi Bandung yang lebih baik," kata Erwin. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved