Menteri PKP Maruarar Sirait Dukung Pembangunan Rusun Unpad, Tak Cuma Dosen Juga untuk Masyarakat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, mendukung rencana pembangunan rusun Unpad.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, mendukung rencana pembangunan rumah susun (rusun) Universitas Padjadjaran (Unpad).
Terlebih, pembangunan rusun di kawasan Sekeloa, Kota Bandung, tersebut, untuk menyediakan hunian layak bagi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan masyarakat sekitar.
Menurut Ara, hunian berbentuk rusun dipandang cocok dan menjadi solusi untuk kawasan padat penduduk di wilayah perkotaan seperti halnya Kota Bandung
"Spiritnya sudah kami tangkap, Pak Rektor ingin membuat perumahan. Saya pikir ini niat yang mulia, tidak hanya untuk Unpad, tetapi juga membangun kawasan," kata Maruarar Sirait dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/7/2025).
Ara mengatakan kunjungannya ke rencana lokasi pembangunan Rusun Unpad di Jalan Sekeloa Selatan I, Kota Bandung, beberapa waktu lalu juga untuk memberi pemahaman kepada Unpad.
Baca juga: Pemprov Jabar Diminta Kebut Program 3 Juta Rumah, Percepat Hunian Layak Bagi Warga Bergaji Rendah
"Setelah ini, Unpad harus melengkapi prosedur, bagaimana kebutuhannya, apa harapannya, dan lainnya untuk keperluan pembangunan rusun ini. Kami tunggu," ujar Maruarar Sirait.
Sementara Rerktor Unpad, Arief S Kartasasmita, menyampaikan, lokasi rencana pembangun rusun itu merupakan lahan bekas asrama mahasiswa yang kini tidak digunakan lagi.
Namun, lokasinya yang berada di depan kampus Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad dan RS Gigi dan Mulut (RSGM) Unpad, sehingga dinilai cocok untuk dijadikan lokasi rusun.
"Kami ingin membuat rumah susun bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan masyarakat sekitar untuk mewujudkan perumahan yang murah serta layak," kata Arief S Kartasasmita.
Ia memastikan Unpad segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melengkapi proposal yang akan diajukan ke Kementerian PKP dalam rencana pembangunan rusun tersebut.
Selain itu, seluruh proses tersebut bakal didampingi Dirjen Perumahan Perkotaan dan Balai Pelaksana Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Jawa II.
"Tersedianya perumahan yang layak, aman dan terjangkau merupakan salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sehingga kami ingin turut berkontribusi melalui rumah susun ini," ujar Arief S Kartasasmita. (*)
Pernyataannya soal Pemimpin dan Rakyat Punya Sifat Koruptif Jadi Sorotan, Ini Penjelasan KDM |
![]() |
---|
bank bjb Serahkan 1.080 Rumah FLPP, Wujudkan Mimpi Keluarga Indonesia |
![]() |
---|
Reformasi Rekrutmen Mahasiswa Kedokteran, Dedi Mulyadi Dorong Integritas dan Kompetensi Tenaga Medis |
![]() |
---|
Ketua HNSI Pangandaran Luruskan Pernyataan Susi Pudjiastuti, Kata 'Bodoh' Bukan untuk Unpad |
![]() |
---|
Respons Dekan FPIK Setelah Unpad Disebut "Bodoh" oleh Susi Pudjiastuti di Polemik KJA Pangandaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.