Kamis, 14 Mei 2026

Gaya Hidup Modern Kian Mengancam, Kenali Gejala Diabetes pada Anak Muda

Diabetes telah menjelma menjadi ancaman nyata bagi generasi muda, mengintai dengan senyap dan berpotensi merenggut kualitas hidup

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
SHUTTERSTOCK
DIABETES - Ilustrasi diabetes yang menimpa anak. Diabetes telah menjelma menjadi ancaman nyata bagi generasi muda, mengintai dengan senyap dan berpotensi merenggut kualitas hidup mereka di masa depan, karena semakin banyak anak dan remaja yang terdiagnosis Diabetes, yang saat ini dikenal dengan diabetes tipe 5. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gaya hidup modern saat ini juga mengancam kesehatan anak-anak muda. Banyaknya makanan minuman penggugah selera ditawarkan di cafe, resto, hingga kaki lima.

Didukung dengan gaya anak muda sekarang yang selalu suka mencoba sesuatu yang baru membuat penderita diabetes di kalangan anak muda juga meningkat.

Dikutip dari laman resmi Kemenkes, kencing manis atau Diabetes Melitus yang saat ini dikenal dengan Diabetes saja, merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di Indonesia, yang dulunya sering diasosiasikan dengan penyakit yang hanya menyerang orang tua atau usia lanjut.

Namun, paradigma ini kini telah bergeser drastis. Dengan gaya hidup modern yang serba cepat dan cenderung tidak sehat,

Diabetes telah menjelma menjadi ancaman nyata bagi generasi muda, mengintai dengan senyap dan berpotensi merenggut kualitas hidup mereka di masa depan, karena semakin banyak anak dan remaja yang terdiagnosis Diabetes, yang saat ini dikenal dengan diabetes tipe 5.

Baca juga: Hari Diabetes Nasional, Persadia Wilayah Jabar Edukasi Deteksi Diabetes Sejak Awal

Peningkatan prevalensi Diabetes pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda adalah fenomena global yang mengkhawatirkan. Pergeseran pola makan dari alami menjadi makanan siap saji, kemudian menjadi konsumsi makanan olahan tinggi gula, lemak trans, dan garam, ditambah minimnya aktivitas fisik akibat gaya hidup sedentari yang didominasi gawai/gadget serta paparan stres yang berkelanjutan menjadi faktor pemicu utama yang mempercepat munculnya resistensi insulin dan pada akhirnya menjadi diabetes tipe 2.

 Jenis diabetes ini, yang dulunya nyaris eksklusif pada orang dewasa, kini semakin sering ditemukan pada usia yang jauh lebih muda, bahkan pada anak-anak pra remaja dan remaja (pelajar SMP dan SMA).

Kondisi tersebut banyak menyerang generasi muda (generasi Z dan generasi Alpha), di mana mereka lebih banyak menghabiskan waktu di cafe dengan mengkonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, namun di saat yang sama mereka kurang bergerak – istilah sekarang mager (malas gerak).

Ancaman Diabetes pada generasi muda bukan hanya sekadar angka statistik Konsekuensinya jauh lebih mendalam dan merusak. Ketika Diabetes menyerang di usia muda, artinya tubuh akan terpapar kadar gula darah tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Paparan kronis ini mempercepat timbulnya komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kebutaan. Apabila mengalami luka akan menjadi borok (gangren) hingga amputasi.

Bayangkan seorang individu yang baru menginjak usia produktif sudah harus berjuang melawan komplikasi yang melemahkan ini.

Produktivitas menurun, kualitas hidup tergerus, beban ekonomi keluarga meningkat dan kondisi kesehatan menurun drastis.

Selain itu, dampak psikologis dan sosial juga tidak bisa diabaikan. Diagnosis Diabetes di usia muda sering kali membawa stigma, kecemasan, dan depresi.

Keterbatasan diet, keharusan memonitor gula darah secara rutin, dan potensi komplikasi dapat memengaruhi kepercayaan diri, interaksi sosial, dan bahkan pilihan karier.

Generasi muda yang seharusnya berada pada puncak kreativitas dan produktivitas, terpaksa menghadapi masalah kesehatan yang kompleks dan membatasi aktivtas. Menghadapi ancaman ini, peran berbagai pihak sangat penting.

Baca juga: Viral, Kisah Pemuda 21 Tahun Divonis Diabetes Didugan Gara-gara Gemar Minuman Soda, Kaki Diamputasi

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved