3 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Arab Saudi, Semua Punya Riwayat yang Sama
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Kolonel Laut Harun Arrasyid
Pihaknya terus berupaya melakukan pencarian dengan berbagai skema. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan syarikah dan KJRI serta Konsultan Haji di Jeddah.
"Kami terus melakukan pencarian dalam plan A dan plan B. Koordinasi tak henti kita lakukan dengan syarikah, KJRI dan Konsultan Haji di Jeddah," kata Harun.
Pihak syarikah pun sudah melaporkan ke Kepolisian Arab Saudi yang ada di Makkah. "Kami dengan para pimpinan PPIH Arab Saudi di sini selalu berkoordinasi mencari keberadaan ketiga jemaah tersebut," katanya.
Harun mengungkapkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan KKHI Makkah dan berupaya menyisir rumah sakit di Makkah.
"Kami melaporkan ke Kabid Kesehatan untuk sama-sama menyisir rumah sakit di seluruh Makkah, hingga RS yang ada di Jeddah,"' kata Harun.
Penyisiran diteruskan hingga ke Mu'aisyim. Petugas PPIH membawa data-data jemaah tersebut, namun Hasbullah belum dapat ditemuka.
Bidang Linjam PPIH Arab Saudi berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di hotel yang ada di sekitar Makkah.
Harun bersama tim kemudian melakukan penyisiran di hotel yang sudah ditinggalkan jemaahnya, baik itu menuju Tanah Air maupun ke Madinah.
"Namun sampai detik ini kita belum menemukan titik terang," kata Harun.
Harun meminta doa seluruh jemaah haji Indonesia yang masih ada di Makkah dan Madinah agar bisa menemukan ketiga jemaah tersebut dalam waktu dekat.
Harun juga mengimbau kepada seluruh jemaah haji yang masih ada di tanah suci untuk tidak sendiri dan selalu ada pendamping.
Ia meminta jemaah untuk menghapal rute bus shalawat baik di Syib Amir, Jabal Kabah atau Jiyad. Apabila jemaah terpisah dari rombongan, jangan panik.
Sebab, ada petugas haji Indonesia berbaju biru yang ada di pos Masjidil Haram, baik di mathaf (area thawaf), WC 3, dan perluasan Masjidil Haram.
"Begitu juga di Masjid Nabawi, juga ada lima titik pos. Di Masjid Nabawi tempat wanita, di Raudhah ada juga petugas yang siap memberi bantuan," pungkas Harun.(*)
Fahdi Fahlevi/Tribunnews
| Waktu Tunggu Haji di Kota Cirebon Kini 29 Tahun, Daftar Usia 30-an Berangkat saat 60-an Tahun |
|
|---|
| Jadi Titik Pemberangkatan Calon Haji Kuningan, Kawasan KIC Ditutup 2 Hari |
|
|---|
| Kuota Haji Cirebon 2026 Anjlok Drastis, Jemaah Berangkat 8 Mei 2026 Melalui Embarkasi Indramayu |
|
|---|
| Daftar Barang Penting yang Harus Dibawa dan Dilarang Dibawa Jemaah Haji di Tas Kabin |
|
|---|
| Ratusan Koper Jemaah Haji Tiba di Kemenhaj Indramayu, Bakal Didistribusikan Melalui KBIH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Jemaah-haji-tertua-tahun-2025Sutiah-Sunyoto.jpg)