Rabu, 22 April 2026

Jadi Titik Pemberangkatan Calon Haji Kuningan, Kawasan KIC Ditutup 2 Hari

"Penutupan ini mencakup berjualan, olahraga, dan aktivitas lain. Kebijakan tersebut adalah bagian dari rangkaian pemberangkatan jemaah haji kloter 8,"

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribunnews.com/Handout
ILUSTRASI JEMAAH HAJI - Pemerintah Kabupaten Kuningan menutup sementara aktivitas publik di kawasan KIC pada Sabtu–Minggu, 25–26 April 2026, karena dipakai sebagai titik pemberangkatan calon jemaah haji. 
Ringkasan Berita:
  • Ada 690 calon haji dari Kuningan yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam dua kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Kertajati, Majalengka.
  • Kawasan Kuningan Islamic Centre (KIC) di Jalan Soekarno ditutup sementara karena menjadi titik pemberangkatan calon jemaah haji 2026.
  • Area keberangkatan akan dibatasi hanya untuk kendaraan berstiker resmi, sementara kendaraan umum tidak diperkenankan masuk.

 

TRIBUNJABAR.ID,KUNINGAN - Kawasan Kuningan Islamic Centre (KIC) di Jalan Soekarno menjadi titik pemberangkatan calon jemaah haji 2026 Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 
Pemerintah Kabupaten Kuningan menutup sementara kawasan KIC dari aktivitas warga.

Kepala Bagian Kesra Setda Kuningan, Emup Muplihudin, mengatakan ada 690 calon haji yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam dua kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Kertajati, Majalengka.

Menurutnya, Pemkab Kuningan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menutup sementara aktivitas publik di kawasan KIC pada Sabtu–Minggu, 25–26 April 2026.

"Penutupan ini mencakup berjualan, olahraga, dan aktivitas lain. Kebijakan tersebut adalah bagian dari rangkaian pemberangkatan jemaah haji kloter 8," kata Emup kepada kepada media, Selasa (21/4/2026).

Ia mengimbau masyarakat untuk sementara tidak beraktivitas di area tersebut.

Kloter pertama, yakni kloter 8, diberangkatkan pada 26 April 2026.

Baca juga: Kopi Kuningan Jawa Barat Ditampilkan di World of Coffee di Thailand

Total ada 445 orang yang terdiri dari 439 calon haji, 4 petugas kloter, dan 2 petugas haji daerah.

"Kloter 39 dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2026 dengan jumlah 251 jemaah," kata Emup Muplihudin.

Untuk mendukung kelancaran, Pemkab Kuningan menyiapkan 11 unit bus sebagai sarana transportasi jemaah haji menuju embarkasi. 

Area keberangkatan akan dibatasi hanya untuk kendaraan berstiker resmi, sementara kendaraan umum tidak diperkenankan masuk.

"Pengamanan melibatkan sekira 125 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta petugas internal pemerintah daerah," katanya.

Sebelumnya, ratusan jemaah calon haji Kuningan mengikuti tes kesehatan mulai dari tensi darah, jantung, hingga vaksin.

"Jenis vaksin yang diberikan terhadap calon haji itu adalah vaksin polio dan vaksin Covid," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuningan, Deni Mustafa, Rabu (20/4/2026).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved