Retret Kepala Daerah
Retret di IPDN Jatinangor, Mayoritas Kepala Daerah Baru Kali Ini Naik Kereta Cepat Whoosh
mayoritas kepala daerah tersebut baru pertama kali naik Whoosh karena mereka tidak hanya dari pulau Jawa
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rombongan kepala daerah naik Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim menuju Stasiun Tegalluar saat mengikuti retret kepala daerah di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (22/6/2025).
Dengan memakai pakaian khusus, kepala daerah itu tiba di Stasiun Tegalluar pukul 10.47 WIB, kemudian langsung diberikan arahan oleh tim IPDN dan akhirnya mereka berangkat ke Jatinangor dengan menggunakan sejumlah bus.
Manager Corporate Communication PT KCIC, Emir Monti mengatakan, total rombongan yang naik Kereta Cepat Whoosh tersebut ada 105 orang dengan rincian 84 kepala daerah dan sisanya tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Rombongan berangkat dari Stasiun Halim pukul 10.00 WIB menggunakan Whoosh nomor G-1017 dan tiba di Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 10.47 WIB," ujarnya saat ditemui di Stasiun Tegalluar, Minggu (22/6/2025).
Ia mengatakan, mayoritas kepala daerah tersebut baru pertama kali naik Whoosh karena mereka tidak hanya dari pulau Jawa, sehingga respons dari kepala daerah itu sangat baik.
"Alhamdulillah mereka merasa nyaman, menikmati perjalanan yang cukup singkat dan nyaman, sehingga mereka bisa tiba di Tegalluar dengan tepat waktu dan tadi ada beberapa yang menikmati kereta makan juga," kata Emir.
Emir mengatakan, pihaknya tidak menyiapkan fasilitas khusus bagi kepala daerah tersebut, sehingga perjalanan mereka berlangsung normal dan hanya menggunakan kereta kelas premium ekonomi.
"Jadi kami mengapresiasi bahwa berbagai kepala daerah ini dapat menikmati perjalanan Whoosh dengan nyaman, mulai dari tiba di Stasiun Halim kemudian menunggu."
"Terus menempuh perjalanan dan tiba di Stasiun Tegalluar yang konektivitasnya sangat dekat dengan IPDN, jadi perjalanan juga dari sini ke IPDN cukup singkat," ucapnya.
Di sisi lain pihaknya apresiasi pemerintah pusat dalam memanfaatkan Whoosh sebagai moda transportasi dalam kegiatan-kegiatan resmi kenegaraan atau resmi dari pemerintah ini dan pihaknya siap memfasilitasi jika saat kepulangan kepala daerah kembali menggunakan Whoosh.
"Tapi, sampai sekarang belum ada info ya, untuk pulangnya menggunakan Whoosh kembali. Tapi jika memang ingin menggunakan Whoosh kami siap melayani dengan baik sama seperti saat keberangkatan," kata Emir.(*)
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
| Hanya Butuh 5 Hari, 86 Kepala Daerah Peserta Retret Gelombang II Resmi Jadi Alumni IPDN Jatinangor |
|
|---|
| Kepala Daerah Keliling IPDN Jatinangor Sumedang, Sebut Fasilitas Lama Belum Ada Peningkatan |
|
|---|
| Pesan Wamendagri Bima Arya Saat Tutup Retret Gelombang II di IPDN Jatinangor: Jangan Persulit Rakyat |
|
|---|
| Setelah Retret di IPDN Jatinangor, Wabup Berau Kepikiran Bikin Retret Camat hingga Kepala Desa |
|
|---|
| Usai Ikuti Retreat di IPDN, Cecep-Asep Akan Adopsi Program Barak Untuk Kades & Camat di Tasikmalaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kepala-daerah-naik-whoosh.jpg)