Selasa, 7 April 2026

35 Ribuan Peserta Ikuti Seleksi Mandiri Unpad 2025 Secara Daring Selama Dua Hari

Sebanyak 35 ribuan peserta mengikuti ujian Seleksi Mandiri Universitas Padjajaran (SMUP) yang dilaksanakan secara daring.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Januar Pribadi Hamel
ISTIMEWA DOK. HUMAS UNPAD
SELEKSI MANDIRI - Sejumlah pengawas ujian saat memantau aktivitas peserta Seleksi Mandiri Unpad skema ujian SMUP di Gedung PPBS Unpad Jatinangor, Minggu (15/6/2025). Foto ISTIMEWA DOK. HUMAS UNPAD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 35 ribuan peserta mengikuti ujian Seleksi Mandiri Universitas Padjajaran (SMUP) yang dilaksanakan secara daring, dan berlangsung selama dua hari, Sabtu - Minggu (14-15/6/2025).

Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Arief S Kartasasmita, mengatakan, total peserta SMUP 2025 mencapai 35.155 orang yang terbagi dalam skema UTBK dan rapor 18070 peserta, skema ujian SMUP 14.652 peserta, serta skema minat bakat atau prestasi nonakademik 2.433 peserta, bahkan turut diikuti 32 peserta difabel.

Ia pun sempat meninjau langsung pengawasan ujian daring oleh panitia di Gedung Pusat Pelayanan Basic Science (PPBS) Unpad kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (14/6/2025).

"Kuota seleksi mandiri Unpad mencapai 31.98 orang untuk program sarjana, dan 461 orang pada program sarjana terapan. Jika ditambah SNBP dan SNBT maka kuota mahasiswa baru Unpad mencapai delapan ribuan," kata Arief S Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/6/2026).

Pihaknya mengingatkan, seluruh peserta SMUP 2025 selalu mengikuti informasi terbaru yang disampaikan melalui laman Admission Unpad, karena pengumuman hasil seleksi dan lainnya disampaikan di laman tersebut.

Ia mengatakan, para peserta bisa langsung mengaksesnya setelah login menggunakan akun masing-masing yang dibuat ketika mendaftar SMUP 2025.

"Yang perlu diperhatikan ialah mengenai pengumumannya terintegrasi dengan registrasi untuk menghindari kursi kosong, dan ini sudah diterapkan sejak tahun lalu," ujar Arief S Kartasasmita.

Karenanya, menurut dia, para peserta yang dinyatakan lulus harus segera memperbarui biodata secara darimg, dan membayaran administrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sementara Koordinator Bidang Pelaksana Ujian Online, Alan Ridwan Maulana, mengatakan, panitia menggunakan WhatsApp Blast untuk menginformasikan pesan-pesan penting kepada peserta SMUP 2025.

Ia menyampaikan, selama dua hari pelaksanaan ujian SMUP 2025 yang terdiri 198 soal dan terbagi dalam tujuh subtest tersebut berjalan relatif lancar serta tidak menemui kendala berarti.

Pasalnya, para peserta telah diingatkan melalui WhatsApp Blast mengenai hal teknisnya dari mulai menginstal aplikasi ujian SMUP, mengantisipasi ketersediaan listrik, koneksi internet, hingga memastikan keandalan perangkat yang digunakan.

"Durasi ujian SMUP berlangsung selama tiga jam 19 menit, dan para peserta juga telah mengikuti simulasi beberapa hari sebelum pelaksanaan, sehingga semuanya berjalan relatif lancar," kata Alan Ridwan Maulana.

Pihaknya juga menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kecurangan peserta, misalnya, penggunaan face recognition antara kartu ujian dengan wajah peserta dalam aplikasi SMUP.

Ia mengakui, Unpad tidak melaksanakan ujian daring berbasis web untuk menghindari peserta membuka aplikasi lain secara bersamaan di laptop atau komputer yang digunakan.

Bahkan, aplikasi ujian SMUP pun dapat memblok upaya peserta membuka aplikasi lain sehingga mereka tetap fokus mengerjakan soal ujian. 

"Ditambah lagi ada pengawasan dua kamera, yaitu dari kamera di laptop atau komputer, dan kamera dari aplikasi zoom yang dijalankan peserta yang menggunakan ponsel," ujar Alan Ridwan Maulana. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved