Kamis, 11 Juni 2026

Mengapa Los Angeles Dilanda Kerusuhan Hebat Hari Ini? Toko Dijarah, Mobil Dibakar

Ini merupakan puncak dari kerusuhan-kerusuhan kecil yang dimulai sejak Minggu 8 Juni 2025 waktu setempat.

Tayang:
Penulis: ravi tribun | Editor: Ravianto
youtube@cbsnews
KERUSUHAN HEBAT - Tangkapan layar momen para pengunjuk rasa menyerang iring-iringan mobil polisi di daerah Los Angeles, California, Amerika Serikat pada Jumat (6/6/2025). Kepolisan LA menangkap puluhan demonstran yang anarkis dalam aksi protes yang berubah menjadi kerusuhan, pembakaran, perusakan, hingga blokade jalan. 

TRIBUNJABAR.ID, LOS ANGELES - Kerusuhan hebat melanda Los Angeles dan California, Amerika Serikat, Senin 9 Juni 2025.

Sejumlah mobil dibakar massa, bahkan toko-toko di Los Angeles dijarah.

Ini merupakan puncak dari kerusuhan-kerusuhan kecil yang dimulai sejak Minggu 8 Juni 2025 waktu setempat.

Ribuan warga turun ke jalan, memprotes kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Demonstrasi itu dilakukan menyusul operasi besar-besaran Imigrasi dan Bea Cukai (US Immigration and Customs Enforcement/ICE).

Dalam operasi ICE tersebut, lebih dari 100 orang ditangkap atas dugaan pelanggaran imigrasi, yang memicu kemarahan publik.

Kerusuhan kali ini serupa dengan kerusuhan tahun 1992 lalu.

Kerusuhan yang terjadi di Los Angeles 1992 dilatarbelakangi berbagai faktor historis yang panjang mengenai diskriminasi rasial, sosial, ekonomi, dan politik.

Kerusuhan Los Angeles 1992 sebagai salah satu kerusuhan yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat yang berdampak pada kehidupan sosial, politik, dan ekonomi.

Sementara kerusuhan 9 Juni 2025 didahului dengan adanya operasi besaran-besaran yang dilakukan Imigrasi dan Bea Cukai.

Ribuan warga turun ke jalan memprotes aksi tersebut setelah penangkapan 100 orang yang diduga melanggar aturan imigrasi.

Isu imigrasi adalah isu sensitif karena sepertiga penduduk Los Angeles atau 1,35 juta adalah imigran,menurut laporan pemerintah Los Angeles pada 2024.

Kerusuhan membesar pada 9 Juni 2025 setelah Trump mengerahkan pasukan Garda Nasional untuk mengatasi.

Dilansir dari Associated Press, Senin (9/6/2025), aparat setempat meredakan amukan massa dengan menggunakan gas air mata, peluru karet, dan granat kejut.

Terlihat pula beberapa polisi berpatroli di jalan-jalan dengan menggunakan mobil dan kuda terlatih.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved