Jumat, 15 Mei 2026

Sekda Jabar Herman Suryatman Dorong Dekranasda Jabar jadi Pendorong Ekonomi Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman mendorong agar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar menjadi motor kebangkitan ekonomi

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
BUKA MUSDA - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman saat diwawancarai seusai membuka Musda Dekranasda Jabar di Bandung, Selasa (27/5/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman mendorong agar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar menjadi motor kebangkitan ekonomi di daerah.

Dikatakan Herman, Musyawarah Daerah (Musda) Dekranasda Jabar tahun ini, harus dijadikan momentum positif bagi perekonomian Jawa Barat.

"Kami sepakat tadi menjadikan Musda Dekranasda 2025 sebagai kebangkitan Dekranasda, bukan hanya menjadi lembaga biasa-biasa saja," ujar Herman, seusai membuka Musda Dekranasda Jabar di Bandung, Selasa (27/5/2025).

Menurutnya Dekranasda harus menjadi aggregator bagi pelaku ekonomi kriya di Jabar dengan mengorganisasikan semua potensi dan menyajikan ke ruang pasar, baik lokal, nasional, maupun global. 

"Sehingga akhirnya berbagai produk dari produsen, hulu, bisa diserap oleh pasar. Ini kan bukan buatan Dekranasda, ini buatan pengrajin, tapi Dekranasda mengagregasikannya," ucapnya.

Herman menyakini produk-produk kriya asal Jabar punya pasar dan peminat yang tinggi asal disertai kemampuan dan kelengkapan informasi produk.

"Diinformasikan dengan baik, sehingga banyak orang yang tahu, paham. Pada akhirnya berminat untuk membeli produk dari Jawa Barat, khususnya kerajinan," katanya.

Ketua Dekranasda Jabar, Noneng Komara Nengsih mengatakan Musda ini diharapkan menjadi sinergitas program Tahun 2025/2026 antara provinsi dengan pengurus dekranasda 27 kabupaten/kota. 

"Program dilakukan bersama-sama, supaya lebih besar, lebih massif," ujar Noneng.

Musda ini juga menjadi peluang bagi kabupaten/kota untuk berkolaborasi antar produk dan stakeholder. 

"Ketiga agar saling menginspirasi atas produk-produk dan inovasi yang ditampilkan masing-masing daerah," katanya.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Jabar, Nining Yuliastiani mengatakan arahan Sekda Jabar terkait peran Dekranasda sudah sesuai dengan rencana pengembangan organisasi tersebut ke depan. 

"Jadi dekranasda tidak hanya sekedar ruang pamer saja, tapi juga fasilitator penghubung antara UMKM dengan pemasaran, baik nasional maupun ekspor," ujar Nining.

Arahan ini juga sejalan dengan upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat yang tengah mencari peluang bagaimana produk-produk kriya UMKM bisa menembus pasar ekspor dengan kualitas yang lebih baik.

Menurut Kadis Indag Jabar ini, persoalan yang tengah dihadapi pelaku kriya UMKM masih seputar kemampuan SDM, akses pasar yang harus ditingkatkan dari sisi digitalisasi juga kesulitan pembiayaan. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved