Komisi XI DPR RI Dukung Pertumbuhan Industri Tekstil Padat Karya
Komisi XI DPR RI melakukan kunjungan ke industri tekstil hilir yang banyak tersebar di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat.
Seperti diketahui, produk tekstil illegal selama ini menjadi salah satu biang penyebab lesunya pasar tekstil dalam negeri dan berimbas pada tutupnya usaha tekstil kecil dalam negeri.
“Kami sudah menyampaikan kepada Bea dan Cukai agar pasar lokal kita harus dijaga, industri juga harus dijaga sehingga jangan sampai ada lagi yang tutup,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama Direktur Fasilitas Kepabeanan Padmoyo Tri Wikanto menyatakan komitmennya untuk menjaga setiap pintu masuk Indonesia dari serbuan produk tekstil illegal.
“Kami akan terus bersinergi untuk mengawal kebijakan agar industry tekstil nasional ini dapat tumbuh dan terus berkembang serta menciptakan lapangan kerja yang besar,” kata Direktur Fasilitas Kepabeanan Padmoyo Tri Wikanto.
Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Barat Finari Manan yang mendampingi Direktur Fasilitas Kepabeanan Padmoyo Tri Wikanto menerangkan pihak telah menyaksikan secara langsung kondisi industri tekstil di Jawa Barat yang komprehensif dari hulu ke hilir yang menyerap ribuan tenaga kerja.
“Kami berkomitmen untuk mendukung industri tekstil tidak hanya di Jawa Barat tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Barat Finari Manan.
Jika menengok potensi pasar dalam negeri, prospek industri tekstil dalam negeri memiliki potensi yang sangat besar. Jumlah penduduk yang hampir mencapai 300 juta orang menjadi pasar potensial.
Terlebih dengan dukungan kebijakan yang tepat, industri tekstil dalam negeri dapat berkompetisi dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
| Aspirasi Buruh Jabar: Tuntut Kenaikan PTKP Rp120 Juta, Hapus Outsourcing, Pro Industri Padat Karya |
|
|---|
| Hadapi Krisis Energi Disrupsi Rantai Pasok, Industri Tekstil Indonesia-India Pererat Kolaborasi |
|
|---|
| Industri Tekstil Jabar Mulai Rasakan Dampak Konflik Timur Tengah, Rantai Bahan Baku Terganggu |
|
|---|
| Tribun Jabar Bersilaturahmi ke Diskominfo Indramayu, Sepakat Lanjutkan Kolaborasi |
|
|---|
| Industri Tekstil Tolak Impor Worn Clothing, Nandi Herdiaman Sebut Bakal Ganggu Pasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ilusttasi-garmen.jpg)