Rabu, 6 Mei 2026

Lucky Hakim Terang-terangan Tolak Pengadaan Mobil dan Rumah Dinas Miliaran Rupiah, Ini Alasannya

Bupati Indramayu, Lucky Hakim secara terang terangan menolak pengadaan mobil dinas baru yang siap dianggarkan untuk dirinya.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
TOLAK FASILITAS DINAS - Foto dokumentasi Bupati Indramayu, Lucky Hakim saat meninjau pembersihan Sungai Cimanuk dari eceng gondok, Rabu (9/4/2025). Lucky Hakim menolak pemberian fasilitas dinas termasuk mobil dan rumah dinas. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, terang terangan menolak pengadaan mobil dinas baru yang siap dianggarkan untuk dirinya.

Selain mobil dinas, ia juga menolak pengadaan rumah dinas.

Untuk diketahui harga mobil dinas baru adalah Rp1.1 miliar.

Sedangkan anggaran untuk rumah baru adalah senilai Rp5 miliar.

Tak hanya menolak rumah dan mobil dinas, Lucky Hakim juga memangkas perjalanan dinas ke luar negeri sekitar Rp500 juta.

Baca juga: Riana, Eks Banggar DPRD Kota Bandung, Bersaksi di Sidang Korupsi Pengadaan CCTV Bandung Smart City

Semua itu, lanjut Lucky Hakim, ia coret sebagai bentuk efisiensi anggaran yang dilakukan Pemda Indramayu.

Sebagai gantinya, anggaran itu akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan-jalan yang masih rusak.

“Termasuk rumah dinas anggarannya Rp5 miliar, kita tambahkan ya. Saya gak apa-pa  tidurnya di sofa bed di kantor di Pendopo, tapi yang penting bisa untuk penambahan perbaikan jalan,” kata Lucky Hakim, Selasa (22/4/2025).

Lucky Hakim mengatakan anggaran Rp5 miliar tersebut akan digunakan untuk menambah perbaikan jalan kurang lebih sepanjang 2 kilometer.

Lucky Hakim memperkirakan dari pemangkasan anggaran mobil baru dan perjalanan dinas ke luar negeri bisa dialihkan untuk perbaikan jalan sekitar setengah kilometer.

Baca juga: Mirip Ezechiel dan DDS, Beckham Putra Dapat Julukan Sangar dari Bobotoh Berkat Tampil Konsisten

Lucky sendiri tidak memungkiri jalanan di Indramayu memang masih banyak yang rusak.

Namun, Pemda Indramayu memiliki keterbatasan untuk memperbaiki semua jalan rusak secara sekaligus.

Dari hitung-hitungan Dinas PUPR Indramayu, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp600 miliar untuk memperbaiki jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Indramayu.

“Sementara kita saat ini cuma mempunyai uang sekitar Rp50 miliar,” kata Lucky. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved