Selasa, 5 Mei 2026

Gemap Bumi Pangandaran

Pangandaran Diguncang Dua Kali Gempa Pagi Ini, Warga Baru Rasakan Getaran yang Kedua

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026) pagi.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Padna
GEMPA PANANDARAN - Suasana terkini di Pantai Timur Pangandaran pasca diguncang gempa bumi berkekuatan 4,0 Magnitudo, Senin (4/5/2026) pagi. Warga baru rasakan getaran gempa yang kedua. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026) pagi
  • Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terjadi dua kali gempa dalam rentang waktu kurang dari satu jam
  • Gempa pertama tercatat berkekuatan magnitudo 3,1 pada pukul 04.22.16 WIB
  • Selang beberapa menit kemudian, gempa kedua dengan magnitudo lebih besar, yakni 4,2, terjadi pada pukul 05.14.39 WIB 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026) pagi.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terjadi dua kali gempa dalam rentang waktu kurang dari satu jam.

Gempa pertama tercatat berkekuatan magnitudo 3,1 pada pukul 04.22.16 WIB.

Episenter berada di koordinat 8,27 LS dan 108,15 BT, atau sekitar 74 kilometer barat daya Pangandaran, dengan kedalaman 10 kilometer.

Selang beberapa menit kemudian, gempa kedua dengan magnitudo lebih besar, yakni 4,2, terjadi pada pukul 05.14.39 WIB.

Lokasinya berada di koordinat 8,08 LS dan 107,92 BT, sekitar 76 kilometer barat daya Pangandaran, dengan kedalaman 14 kilometer.

BMKG menyampaikan bahwa informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga data masih dapat berubah seiring kelengkapan analisis

Baca juga: Korban Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya Bertambah, Total 9 Orang Jalani Perawatan

.Sejumlah warga di Pangandaran mengaku merasakan getaran gempa, meski tidak berlangsung lama dan tidak terlalu kuat.

Seorang warga Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Dede (44), mengatakan dirinya hanya merasakan gempa kedua.

"Yang pertama tidak terasa, saya tidak tahu. Yang kedua agak terasa," ujar Dede kepada Tribun Jabar di halaman rumahnya, Selasa pagi.

Sementara itu, warga lainnya, Renda Sena (33), mengaku tidak merasakan getaran sama sekali meskipun sudah beraktivitas sejak pagi.

"Enggak terasa, padahal sudah bangun," katanya.

Kelak BPBD Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi, memastikan gempa tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

"Tidak terlalu besar, jadi tidak dirasakan semua warga. Untuk laporan kerusakan infrastruktur, sampai saat ini belum ada," ucap Dodo. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved