Senin, 13 April 2026

Seminggu Tiga Kali Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Sempatkan Jajan Jajanan Pinggir Jalan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir tak sungkan untuk jajan jajanan pinggir jalan mulai dari lapak serabi, mie instan, warung kopi

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
kiki andriana/tribun jabar
SANTAP SIANG - Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang usai bersantap siang di warung nasi Mida, di Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu (20/4/2025). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir tak sungkan untuk jajan jajanan pinggir jalan. Mulai dari lapak serabi, mie instan, warung kopi, hingga warung nasi disambanginya. 

Selain sebagai apresiasi terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dony Ahmad Munir sering mendapatkan informasi-informasi yang genuine dari masyarakat secara langsung. 

Informasi yang diperlukan Dony memang berhubungan dengan harapan dan kondisi di masyarakat yang dipimpinnya. Tempat jajan pinggir jalan baginya meupakan tempat-tempat menarik untuk dikunjungi. 

Dony menyambangi Warung Nasi Mida, di Kawasan Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Minggu (20/4/2025). 

Dony makan dengan lahap menu yang dipilihnya ke atas piring. Warung nasi itu tidak besar, menunya juga sederhana, seperti yang disantap kebanyakan orang.  

"Saya makan dengan gepuk, gepuk asli bukan gep kurupuk (akronim Sunda kalau makan hanya dengan kerupuk lagi kerupuk lagi), dengan ati ampela, makan dengan keringan tempe, habis seperti ini. Nikmat pokoknya ayo makan di UMKM seperti ini," kata Dony.  

Dia mengatakan senang jajan UMKM karena sejumlah alasan. Pertama nostalgia dan kedua, terbiasa dan senang makan yang seperti dijajakan pelaku UMKM. 

"Makan di sini, makan di kaki lima, pecel lele, seafood, suasananya beda dan sangat nyatu di masyarakat, saya dengar langsung apa yang jadi keluhan masyarakat,"

"(Misalnua) itu lampu PJU mati, jalan rusak, ingin pekerjaan, biasanya dapat dari momen warung-warung, di halte yang di kota, banyak yang didapatkan selain menghidupkan UMKM dan itu natural," katanya.  

Dia mengatakan selama jajan di UMKM, masyarakat gembira. Mereka menyampaikan dengan santun apa yang menjadi harapan. 

"Bisa dua kali atau tiga kali dalam sepekan. Saya biasa olah raga, lalu makan bubur, ke warung mie, makan surabi (serabi), selalu saya lakukan. Pasti jajan di warung-warung UMKM dan PKL," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved