Sabtu, 25 April 2026

Dedi Mulyadi Geram Masih Banyak Bocah Minta-minta di Jalan, Gubernur Jabar Ancam Dinas Terkait Tutup

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat geram kali ini soal masih maraknya anak kecil minta-minta mengemis di jalanan hingga ancam dinas terkait tutup

Editor: Hilda Rubiah
Instagram @dedimulyadi71
ANCAM TUTUP DINAS - Foto tangkapan layar media sosial Instagram Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Rabu (9/4/2025). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sampai mengancam akan menutup dinas karena geram permasalahan anak kecil yang masih banyak yang minta-minta mengemis di jalan belum juga teratasi.  

TRIBUNJABAR.ID - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali dibuat geram, kali ini soal masih maraknya anak kecil minta-minta mengemis di jalanan.

Karena hal itu, Dedi Mulyadi sampai memberi ancaman kepada dinas terkait agar tutup jika permasalahan tersebut tak segera dibenahi.

Gubernyr Dedi Mulyadi prihatin banyak anak-anak yang mengemis di jalan ini justru dimanfaatkan orang tuanya sendiri.

Hal ini Kang Dedi Mulyadi (KDM) katakan saat menemui perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (Dinas PPA).

Baca juga: Lucky Hakim Bakal Temui Dedi Mulyadi Buntut Tak Izin Liburan ke Jepang, Sempat Dicecar 43 Pertanyaan

Gubernur yang akrab disapa KDM itu menanyakan soal anak-anak kecil yang mengemis di perempatan jalan.

"Kenapa masih banyak anak-anak di perempatan ?," tanya KDM dikutip dari unggahan media sosialnya, Rabu (9/4/2025).

"Yang minta-minta, tidak sekolah, diperalat oleh orang tuanya, kenapa dibiarkan ?," sambung KDM.

Wanita dari perwakilan dinas ini kemudian membantah ada pembiaran.

Namun hal itu dibantah kembali oleh Kang Dedi Mulyadi.

"Gak dibiarkan pak," jawab wanita dari dinas tersebut.

"Ah enggak, gak ada tindakan sampai sekarang," timpal KDM sambil menahan rasa geram.

Wanita dari dinas tersebut pun mencoba menjelaskan panjang lebar.

Namun perkataannya mendadak dipotong oleh Dedi Mulyadi.

"Kita kan banyak kerja sama pak ...," kata wanita dari dinas tersebut yang kemudian omongannya dipotong KDM.

"Gak, enggak, enggak. Ngomongnya jangan administratif sama saya, ngomongnya teknis, kenapa dibiarkan ?," timpal KDM kembali bertanya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved