Ferrari Guru Honorer
UPDATE Kasus Ferrari Rp4,2 Miliar: Guru Honorer Kuningan dan Orangtuanya Diperiksa Polisi
Penyidik Polres Kuningan periksa guru honorer Rizal Nurdimansyah terkait kasus Ferrari Rp4,2 M. Polisi dalami 17 pertanyaan
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Ravianto
Ringkasan Berita:
- Agenda Terbaru: Rizal Nurdimansyah (korban) dan orang tuanya telah memenuhi panggilan Polres Kuningan untuk dimintai keterangan.
- Materi Penyidikan: Korban dicecar 17 pertanyaan mengenai asal dokumen, proses beli mobil, dan kronologi pencabutan laporan.
- Pelanggaran Hukum: Kuasa hukum menduga ada pelanggaran UU ITE terkait pengambilan data pribadi dari situs web.
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Dugaan kasus pencatutan identitas honorer guru memiliki mobil Ferarri seharga Rp 4, 2 miliar, memasuki babak baru setelah petugas penyidik Polres Kuningan memanggil Rizal Nurdimansyah dan orang tuanya.
Rizal Nurdimansyah mengaku namanya dicatut untuk pembelian mobil Ferrari seharga Rp 4,2 miliar.
Demikian hal itu dikatakan Kuswara yang juga penasehat hukum Rizal Nurdimansyah atas pencatutan identitas honorer guru memiliki mobil Ferarri, Jum'at (23/4/2026).
"Ya, kebetulan hari ini klien kami, Rizal dan orang tuanya sudah di panggil polisi untuk dimintai keterangan," kata Kuswara pada Tribun Jabar.
Kuswara mengklaim bahwa petugas penyidik Polres Kuningan, tadi melontarkan sebanyak 17 pertanyaan.
"Terdapat sekitar 17 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik, yang mengerucut pada tiga poin utama diantaranya asal-usul dokumen, proses pembelian unit, dan masalah pencabutan laporan," kata Kuswara.
Baca juga: UPDATE: Advokat Sebut Skandal Ferrari Rp4,2 Miliar Guru Honorer Kuningan Diduga Modus Pencucian Uang
Dari tiga poin tadi, kata Kuswara jelas bahwa sumber kepemilikan hingga melakukan pencatutan nama Rizal.
"Informasi dari website. Nah, ini jelas masuk dugaan pelanggaran undang - undang ITE," katanya.
Kemudian soal aliran dana yang melibatkan inisial Y hingga dugaan intimidasi.
"Bentuk intimidasi halus ini ada rupiah yang membuat pencabutan laporan dan pada saat itu, tidak ada kesepakatan tertulis juga," katanya.
Terpisah Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar memastikan dalam penanganan dugaan pencatutan identitas honorer guru dalam pembelian mobil mewah Ferrari senilai Rp4,2 miliar ini menjadi perhatian serius.
"Dalam waktu dekat kami memastikan segera memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat untuk dimintai keterangan."
"Palagi kami telah menerima laporan resmi dari korban berinisial R, termasuk surat kuasa dari penasihat hukumnya," kata Kapolres AKBP Ali kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait dijadwalkan berlangsung pada pekan ini sebagai bagian dari proses penyelidikan awal.
“Siapa saja yang terlibat nanti akan kita lakukan pemeriksaan. Minggu ini kita jadwalkan,” katanya.
| UPDATE: Advokat Sebut Skandal Ferrari Rp4,2 Miliar Guru Honorer Kuningan Diduga Modus Pencucian Uang |
|
|---|
| Kasus Ferrari Guru Honorer: Rizal Nurdimansyah Kembalikan Uang 'Pelicin' Rp26 Juta ke Polisi |
|
|---|
| Namanya Dicatut Jadi Pemilik Ferrari, Guru Honorer di Kuningan Lapor Polisi: Takut Pajak Rp100 Juta |
|
|---|
| 6 Fakta Guru Honorer di Kuningan Dicatut Beli Ferrari, Berawal dari Telepon Pinjam KTP |
|
|---|
| Guru Honorer Kuningan Syok Namanya Dicatut Jadi Pemilik Ferrari Rp4,2 Miliar, KTP Ditawar Rp 5 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/faktur-pembelian-ferrari-guru-honorer.jpg)