Gass Mudik 2025

Gubernur Dedi Mulyadi Setop Angkot di Cisarua Bogor Beroperasi Selama Mudik, Sopir Dapat Insentif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau sopir angkot di Cisarua, Kabupaten Bogor, tidak beroperasi  selama masa mudik lebaran.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
WAWANCARA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah), saat diwawancarai di Pendopo Bupati Majalengka, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Senin (24/3/2025) malam. Dedi mengimbau sopir angkot di Cisarua, Kabupaten Bogor, tidak beroperasi  selama masa mudik lebaran.  

TRIBUNJABAR.ID  - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau sopir angkot di Cisarua, Kabupaten Bogor, tidak beroperasi  selama masa mudik Lebaran

Sebagai gantinya, Dedi Mulyadi memberikan insentif tambahan bagi para sopir angkot. 

Dengan tidak beroparasinya angkot di Cisarua, Dedi Mulyadi berharap  kemacetan di jalur Puncak Bogor.

Dedi Mulyadi mengunggah imbauan tersebut di akun TikToknya, @dedimulyadiofficial, Kamis (27/3/2025).

"Ini rombongan sopir angkot jalur Puncak, Pasir Muncang. Jadi kalau setelah Lebaran biasanya macet, horor. Sekarang mereka kita liburkan," kata Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi Mulyadi, hal itu juga bisa meringankan pekerjaan para petugas di lapangan.

"Selamat buat Pak Bupati, Wakil Bupati, Pak Kapolres, Pak Dandim, biar tugasnya agak ringan," kata Dedi Mulyadi lagi.

KDM berharap, dengan adanya kebijakan itu maka akan mengurangi kemacetan di jalur Puncak Bogor.

"Kalau mereka tidak ngetem di jalan, mereka libur, minimal di jalannya kosong. Ya macetnya tidak terlalu parah," tandasnya.

Dedi Mulyadi pun mengatakan  para sopir angkot ini diliburkan selama satu minggu.

"Selama seminggu dia jadi preman (free man), tidak kerja, punya duit, teu dicarekan ku pamajikan," katanya sambil tertawa.

Di akun Instagram Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade, dijelaskan bahwa Dedi Mulyadi akan memberikan insentif pada para sopir angkot.

"Sopir angkot jalur mana?" tanya Dedi Mulyadi.

"Cisarua, Pasir Muncang," kata para sopir angkot itu.

Lalu Dedi Mulyadi pun menanyakan apakah mereka mau diliburkan dulu atau tidak.

"Saminggu lebaran daek cicing di imah daek? Dibere duit, arek? Beas? minyak goreng, lauk asin, mi, gula, kopi," tanya.

"Daek (mau)," kata para sopir angkot.

Kemudian Dedi Mulyadi pun membagikan amplop berisi uang kepada para sopir angkot itu.

Insentif yang diberikan yakni uang Rp 1 juta dan sembako.

"Uang Rp 1 juta dari Baznas, dari BJP Rp 500 ribu, ditambah sembako dari BJB, oke tidak?," kata Dedi Mulyadi.

Para sopir angkot itu pun langsung bersorak kegirangan.

Dedi Mulyadi pun meminta para sopir angkot untuk menikmati liburan bersama keluarga.

"Genah nya ayeuna lebaran bisa ngurus pamajikan, bisa piknik nya?," kata Dedi Mulyadi.

Jaro Ade pada caption video pun menjelaskan soal kebijakan tersebut.

"Pokokna Gubernur Jabar well…Untuk para pemudik hati hati dijalan jaga keselamatan berkendara berhentilah ditempat yg aman yang sudah sisediakan oleh pemerintah," tulisnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Dedi Mulyadi Hentikan Operasional Angkot di Puncak Bogor Selama Mudik Lebaran, Sopir Diminta Liburan.

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved