Kamis, 18 Juni 2026

Ramadan 2025

Link dan Cara Daftar Itikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan 2025 di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

Umat Islam biasanya melakukan itikaf pada sepuluh terakhir Ramadhan, di mana mereka tinggal di masjid untuk beribadah.

Tayang:
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
ILUSTRASI - Suasana salat Tarawih perdana pada Ramadan 1445 H di Masjid Raya Al Jabbar, Bandung, Senin (11/3/2024) malam. ---- Berikut ini cara daftar itikaf di Masjid Raya Al Jabbar pada 10 hari terakhir Ramadhan 2025. 

4. Setelah itu, Anda dapat mengunggah foto identitas diri bisa berupa KTP atau kartu pelajar.

Baca juga: Ratusan Anak Disabilitas Ikuti Pesantren Kilat dan Itikaf, Wakil Wali Kota Bandung Sampaikan Pesan

Keutamaan Itikaf di 10 Malam Terakhir Ramadhan

Menurut Rusdiana dalam buku Oase Ramadhan Bunga Rampai Materi Kultum Ramadhan 1445 H (2024), berikut adalah 5 keutamaan itikaf di sepuluh hari Ramadhan:

1. Menyambut malam Lailatul Qadar 

Salah satu tujuan utama melaksanakan itikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah untuk mencari Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. 

Nabi Muhammad SAW sering beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, berharap untuk memperoleh keutamaan malam ini. 

Pada malam Lailatul Qadar, setiap ibadah yang dilakukan akan mendapat pahala yang sangat besar, bahkan lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, itikaf menjadi momen yang sangat penting untuk meraih keberkahan tersebut. 

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beritikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau di wafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beritikaf setelah beliau wafat. Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari dan Muslim) 

Baca juga: Bayar Zakat Fitrah dengan Uang atau Beras, Mana yang Lebih Utama dalam Islam? Ini Penjelasan Kemenag

2. Menjadi ladang pahala yang tak terbatas 

Meskipun terkesan hanya berdiam di masjid, setiap detik yang kita habiskan dalam keadaan beritikaf merupakan ladang pahala yang luar biasa. 

Selama berada di masjid, setiap aktivitas, baik itu shalat, tilawah Al-Qur'an, dzikir, doa, atau bahkan tidur, akan dihitung sebagai pahala. 

Tidur dalam keadaan itikaf pun memiliki nilai pahala yang lebih besar daripada tidur biasa di rumah. Semua aktivitas kita berfokus pada ibadah, sehingga pahala yang kita terima pun menjadi berlipat ganda. 

3. Mengikuti sunnah Rasulullah SAW 

Rasulullah SAW sangat menjaga amalan itikaf, bahkan di bulan Ramadhan terakhir sebelum beliau wafat, beliau beritikaf selama 20 hari. 

Itikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi sunah yang sangat penting bagi umat Islam untuk mengikuti jejak Rasulullah. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved