Diketahui sebelumnya, Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Tegalwaru beberapa hari terakhir telah menyebabkan longsor di jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Batutumpang dengan Desa Pamalayan.
Akibat curah hujan tinggi, tanah di sekitar bahu jalan menjadi jenuh dan kehilangan daya ikatnya, sehingga memudahkan terjadinya longsoran yang cukup parah pada Sabtu (8/3/2025) lalu.
Beny Primiadi, Camat Tegalwaru, menjelaskan bahwa peristiwa ini mengakibatkan akses jalan utama sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi longsoran mencapai 25 meter, ambles.
"Peristiwa longsor ini terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Aliran air yang terus-menerus mengikis tanah di sekitar bahu jalan semakin memperburuk keadaan. Akibatnya, jalan penghubung Desa Batutumpang dengan Desa Pamalayan terputus sementara waktu," ujar Beny. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.