Kamis, 7 Mei 2026

Hakim Pengadilan Agama Batam Ditusuk OTK, Korban Ungkap Kejanggalan Diduga Terkait Perkara

 Hakim Pengadilan Agama Batam, Gusnahari (64), menjadi korban penikaman orang tak dikenal (OTK) di dekat rumahnya, Kamis (6/3/2025) pagi.

Tayang:
Dokumentasi Pengadilan Agama Batam
DITUSUK OTK - Foto dokumentasi Hakim Pengadilan Agama Batam, Gusnahari (64), saat memimpin apel Senin pagi di PA Batam, belum lama ini. Gusnahari jadi korban penusukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis (6/3/2025). 

TRIBUNJABAR.ID -  Gusnahari (64) menjadi korban penikaman orang tak dikenal (OTK) di dekat rumahnya, Kamis (6/3/2025) pagi.

Gusnahari adalah hakim senior di Pengadilan Agama Batam

Akibat ditusuk OTK,  Gusnahari mengalami luka di tangan dan dilarikan ke rumah sakit.

Meski belum diketahui motif yang melatarbelakangi penusukan ini, Gusnahari mengungkap satu kejanggalan sebelum kasus penikaman.

Kejanggalan itu adalah dengan munculnya surat yang meminta PA Batam menukar Gusnahari dengan hakim lain.

Baca juga: Bagikan Takjil Gratis Jadi Cara Ditlantas Polda Jabar Beri Edukasi Keselamatan Pengguna Jalan

"Sekitar satu minggu lalu ada surat masuk ke pengadilan. Surat itu berisikan untuk menukar saya sebagai hakim. Hal ini juga sudah saya ceritakan kepada penyidik tadi," ujar Gusnahari, Kamis (6/3/2025).

Ia menerangkan surat diterima PA Batam setelah perkara yang akan ditangani akan disidangkan.

Ia pun sempat dipanggil Kepala PA Batam untuk mengklarifikasi surat tersebut.

"Saya kalau ditanya pimpinan saya selalu bilang, akan terus mengikuti arahan dari pimpinan."

"Itu terserah pimpinan, kalau mau menukar saya juga gak apa-apa. Tetapi saya kerja akan sesuai dengan prosedur yang ada," ucapnya.

Gusnahari sendiri diketahui dapat menyidang 50 hingga 60 perkara dalam sehari.

Sejumlah kasus yang disidangkan oleh Gusnahari mulai perceraian, hak asuh anak, menyangkut harta bersama serta ekonomi syariah.

"Saya sudah jelaskan ke polisi terkait masalah ada surat untuk saya diganti. Tapi saya bilang apakah ini ada hubungannya dengan itu apa gak. Yang jelas saya laporkan dulu," lanjutnya.

Baca juga: Keras, Ini Reaksi Fans Garuda Saat Bahrain Umumkan Daftar Susunan Pemain Lawan Timnas Indonesia

Ia mengaku tak mengenali pelaku penikaman dan berharap dapat segera ditangkap.

"Kalau yang bacok saya itu orang suruhan kan kasihan. Tapi apa yang dilakukannya itu tetap salah," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved