Rabu, 15 April 2026

Momen Haru Perpisahan Karyawan Pabrik Tekstil Terbesar Indonesia, Rayakan PHK Corat-coret Seragam

Momen perpisahan para karyawan pun dilakukan dengan penuh emosional pada Jumat, 28 Februari 2025.

TRIBUNSOLO.COM/ANANG MA'RUF BAGUS YUNIAR
PERPISAHAN - Sejumlah karyawan PT Sritex Sukoharjo mencorat-coret seragam kerja saat perpisahan pada Jumat (28/2/2025). Sebanyak 8.475 karyawan pabrik tekstil terbesar Tanah Air di- PHK massal. 

TRIBUNJABAR.ID - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo resmi gulung tikar, 1 Maret 2025.

Momen perpisahan para karyawan pun dilakukan dengan penuh emosional pada Jumat, 28 Februari 2025.

Pada saat pamitan, sekitar 8.000 karyawan berkumpul di divisi masing-masing. 

Saat itu, karyawan pabrik tekstil terbesar di Indonesia ini mencoba mengubah suasana perpisahan menjadi perayaan kelulusan.

Baca juga: Buntut Sritex Pailit dan PHK Puluhan Ribu Pekerja, Partai Buruh akan Demo di Depan Istana Negara

Bahkan mereka meneriakkan kata "lulus" sambil menyebutkan lamanya mereka bekerja di Sritex.

Beberapa di antaranya mencorat-coret seragam kerja dengan tanda tangan kolega sebagai kenang-kenangan.

Meskipun merasa sedih, Karwi, salah seorang karyawan, berusaha menerima kenyataan.

"Sedih pasti, tetapi tetap harus kami terima," ujar Karwi.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya, mengingat istrinya yang juga terdampak PHK setelah bekerja selama 10 tahun di Sritex.

Karyawan terlihat berpelukan dengan pedagang langganan mereka, menandakan hubungan yang lebih dari sekadar pelanggan dan penjual.

Baca juga: Mencicipi Makanan Saat Puasa Bisa Membatalkan Shaum atau Tidak, Berikut Jawaban dari Ustaz

"Kami bukan sekadar pelanggan dan pedagang, tetapi sudah seperti keluarga," ungkap Karwi.

Terkait pesangon, Karwi menyebutkan bahwa pembayaran baru bisa dilakukan setelah aset perusahaan terjual. 

 Wagiyem, seorang operator di Sritex Weaving IV, menambahkan bahwa pihak Sritex telah berjanji untuk memenuhi hak karyawan, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT) yang dijadwalkan cair pada Maret 2025.

"Alhamdulillah, hak-hak dikasihkan tetapi masih menunggu. Diusahakan JHT cair bulan Maret 2025 ini," tuturnya.

Sejak kabar pailit Sritex pada 21 Oktober 2024, baik karyawan maupun pedagang sudah merasakan kekhawatiran akan masa depan mereka.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved