Kualitasnya Terbaik, Sayuran di Restoran McDonald's Ternyata Disuplai dari Garut
Sayuran di restoran cepat saji ternama McDonald's Indonesia disuplai langsung dari ratusan petani di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Siti Fatimah
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Salah satu bahan baku sayuran di restoran cepat saji ternama McDonald's Indonesia ternyata disuplai langsung dari ratusan petani di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Supply Chain & Quality Assurance Director PT Rekso Nasional Food Ronni Rombie
Ia menuturkan, dipilihnya Garut sebagai salah satu pemasok utama sayuran McDonald's karena kondisi geografisnya yang mendukung untuk menanam sayuran berkualitas tinggi.
"Garut punya cuaca yang baik dan kebetulan juga memiliki mitra yang berkomitmen menjaga kualitas. Dari kerja sama ini, partner kita juga terus berkembang seiring dengan pertumbuhan McDonald's," ujarnya kepada Tribunjabar.id usai kegiatan pemberdayaan dan perlindungan para petani sayur di Sirnagalih, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (26/2/2025).
Saat ini, katanya, berbagai jenis sayuran seperti selada, tomat, dan seledri dari Garut digunakan dalam menu McDonald's, terutama dalam pembuatan burger.
Sementara itu, upaya pengembangan kentang yang cocok untuk standar McDonald's juga tengah dilakukan di Garut.
"Kami sedang uji coba, semoga cepat prosesnya dan nantinya bisa memasok kentang dari Garut," tambahnya.
Ia menjelaskan, usai para petani panen sayuran yang ditanam di tanah Garut itu kemudian diangkut ke fasilitas pemrosesan di Cianjur.
Di sana, selada dan sayuran lainnya dicuci, dipotong, divakum, dan kemudian didistribusikan ke restoran McDonald's di seluruh Indonesia.
"Jadi ini dari Garut untuk Indonesia," ucap Ronni.
Petani sayuran di Cisurupan Garut Titin Martinah mengatakan pihaknya cukup terkejut saat pertamakali dipercaya sebagai penyuplai sayuran oleh restoran ternama di Indonesia McD.
Ia menyebut saat ini ada seratus lebih petani yang tergabung dibawah naungan PT Horti Agro Makro (Champ) miliknya.
"Setiap hari kami panen, kami juga dilatih agar lebih baik, dilatih agar memiliki kualitas sayur yang baik, jadi ini sangat menguntungkan," ujarnya kepada Tribunjabar.id.
Titin menuturkan bahwa McD tidak hanya menjadi pembeli, tetapi juga memberikan edukasi menyeluruh mengenai ilmu pertanian.
| Kasus Jual Beli Tanah di Garut, Advokat Bantah Ada Warkah Ganda dan Kerugian Rp 30 Miliar |
|
|---|
| Polsek Cibatu Gagalkan Transaksi Obat Keras di Garut, Ratusan Butir Pil Disita |
|
|---|
| Harusnya Perbaiki Posyandu, Eks Kades Cipancar Garut Malah Pakai Dana Desa untuk Bayar Utang Pribadi |
|
|---|
| Viral Pria di Garut babak Belur Dihajar Warga, Ketahuan Culik Bocah SD 64 KM dari Rumahnya |
|
|---|
| 2 Maling Motor yang Beraksi di Garut Dibekuk, Modus Ajak Korban Ikut Ritual Spiritual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sayuran-di-restoran-cepat-saji-McDonalds-disuplai-dari-ratusan-petani-di-Sirnagalih.jpg)