Kamis, 7 Mei 2026

Dedi Mulyadi Kumpulkan Sekda Se-Jabar di Lembur Pakuan, Ingatkan Prioritas Konektivitas

Pertemuan Dedi Mulyadi dengan seluruh Sekda se-Jabar tersebut tak lain bagian dari upaya konsolidasi Pemkab dan Pemkot di Jabar.

Tayang:
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Humas Pemkab Subang
SEKDA SEJABAR - Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi bersama seluruh Sekda se-Jabar ke Lembur Pakuan Subang, Selasa (11/2/2025) malam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi, memanggil seluruh Sekda se-Jabar ke Lembur Pakuan di Subang. Selasa (11/2/2025) malam.

Pertemuan Dedi Mulyadi dengan seluruh Sekda se-Jabar tersebut tak lain bagian dari upaya konsolidasi Pemkab dan Pemkot di Jabar dengan Gubernur terpilih demi untuk mematangkan program kerja dan visi misi gubernur terpilih.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, membuka pertemuan tersebut dan menyatakan bahwa pertemuan dengan seluruh Sekda se-Jawa Barat ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi antara Pemerintah Daerah dengan Gubernur Jawa Barat Terpilih.

"Ini bertujuan untuk optimalisasi APBD 2025 serta menyelaraskan visi dan misi dengan Kepala Daerah terpilih," ungkapnya.

Herman menambahkan bahwa pertemuan ini dapat terselenggara berkat sinergi yang kuat antara Penjabat Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat Terpilih.

"Ini adalah masa transisi sehingga pertemuan ini sangat diperlukan. Alhamdulillah, pertemuan ini bisa terlaksana karena adanya sinergi yang baik antara Penjabat Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat Terpilih," katanya.

Gubernur Jawa Barat Terpilih, Dedi Mulyadi, dalam kesempatan tersebut memaparkan visi, misi, dan harapannya dalam membangun Jawa Barat ke depan. 

Ia menekankan pentingnya konektivitas di seluruh wilayah Jawa Barat, mulai dari utara ke selatan, barat ke timur, hingga ke pelosok desa.

"Mimpi saya adalah Jawa Barat yang terkoneksi. Kebijakan Gubernur ke depan akan berfokus pada pembangunan infrastruktur, termasuk mengambil alih jalan-jalan pegunungan di daerah yang tidak memiliki kemampuan fiskal, bukan sekadar memberikan bantuan dalam bentuk uang," tegasnya.

Dedi Mulyadi juga menyoroti penggunaan media sosial oleh penyelenggara negara. Ia menegaskan bahwa media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan informasi terkait kebijakan publik, bukan sebagai ajang pencitraan pribadi.

"Kita tidak memilih pesolek, tetapi memilih petarung. Kita harus bijak dalam bermedia sosial dan fokus pada pelayanan publik. Konten yang dibuat harus memiliki unsur edukasi dan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Usai acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, didampingi Ketua BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul, menyambut baik ajakan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Sebagai bagian integral dari Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Subang siap berkolaborasi dan menyelaraskan kebijakan Gubernur Jawa Barat ke-18. Namun, tentu hal ini akan kami konsultasikan terlebih dahulu dengan Bupati terpilih," ungkapnya.

Lebih lanjut, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Subang sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat Terpilih, yaitu:

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved