Tak Cuma PIP yang Disunat, Siswi SMAN 7 Cirebon juga Ungkap Adanya Pungutan SPP dan Uang Gedung
Hanifah menyampaikan hal itu langsung saat Dedi melakukan kunjungan mendadak ke sekolahnya, pada Jumat (7/2/2025) pagi.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Seorang siswi SMAN 7 Cirebon, Hanifah Kaliyah Ariij mengadukan dugaan pungutan liar (pungli) dana Program Indonesia Pintar (PIP) kepada Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi.
Hanifah menyampaikan hal itu langsung saat Dedi melakukan kunjungan mendadak ke sekolahnya, pada Jumat (7/2/2025) pagi.
Saat dikonfirmasi, Sabtu (8/2/2025) malam, Hanifah mengatakan bahwa dirinya menyampaikan beberapa persoalan yang terjadi di sekolahnya kepada Dedi.
"Pertama yang saya sampaikan itu soal PDSS finalisasi akun PDSS, yang sekolah itu masih belum berhasil karena kelalaian sekolah," ujar Hanifah kepada Tribun.
Selain itu, ia juga mengungkap adanya dugaan pungutan pada dana PIP yang diterima siswa.
"PIP yang dipotong, PIP yang ditahan buku tabungan dan ATM-nya serta PIN-nya yang disamakan untuk satu angkatan," ucapnya.
Baca juga: Dedi Mulyadi Bengong Dengar Cerita 2 Pelajar SMAN 7 Cirebon, Uang PIP Mereka Disunat Rp 250 Ribu
Tidak hanya itu, Hanifah juga mengadukan masih adanya pungutan SPP dan uang gedung yang dibebankan kepada siswa.
Ia pun meminta agar sekolah memberikan kompensasi dalam bentuk bimbingan belajar gratis serta program pengayaan setiap minggu.

"Saya juga sampaikan kalau saya mau kompensasi dari sekolah itu, kayak bimbel gratis juga pengayaan dari sekolah setiap minggunya," jelas dia.
Hanifah menyebut, Dedi belum memberikan tanggapan terkait aduannya lantaran sedang terburu-buru dan memiliki agenda lain.
"Pak Dedi juga belum kasih jawaban apa-apa waktu ke sekolah itu, karena memang beliau lagi buru-buru," katanya.
Diketahui, Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan mendadak ke SMAN 7 Cirebon pada Jumat pagi.
Mengenakan pakaian serba putih khasnya, kedatangannya mengejutkan pihak sekolah.
Dedi langsung berkeliling ke sejumlah kelas XII dan berbincang dengan para siswa.
Ia memastikan seluruh siswa dapat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tanpa kendala administrasi.
Terjadi Lagi, Kasus SD di Tangerang Diduga Pungli Seragam Sekolah Rp1,2 Juta Wajib Dibeli Orang Tua |
![]() |
---|
Sosok Ahmad, Pedagang di Bandung Barat Viral Bagi-bagi Donat, Kini Ketiban Rezeki dari Dedi Mulyadi |
![]() |
---|
Dedi Mulyadi Apresiasi Polres Indramayu karena Cepat Tangkap Pembunuh Putri Apriyani |
![]() |
---|
Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar Segera Berakhir, Jangan Sampai Terlewat |
![]() |
---|
Pengamat Respons SE Gubernur Dedi Mulyadi Soal Larangan Knalpot Tak Sesuai Spesifikasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.