Minggu, 12 April 2026

Mitigasi Bencana, Ranting di Samping Jalan Raya Nasional Pangandaran Dipangkas Jelang Libur Panjang

Petugas BPBD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, melakukan pemangkasan ranting pohon di Jalan Raya Nasional Pangandaran.

Penulis: Padna | Editor: Giri
Istimewa
Petugas BPBD memangkas ranting pohon di Jalan Raya Nasional Kalipucang, Pangandaran, Blok Emplak, Kamis (23/1/2025).  

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, melakukan pemangkasan ranting pohon di Jalan Raya Nasional Pangandaran.

Pemangkasan itu seperti dilakukan di kawasan Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kamis (23/1/2025).

Saat pemangkasan berlangsung, terlihat sejumlah anggota Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran ikut mengatur arus lalu lintas.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rohman, mengatakan, pemangkasan ranting pohon ini merupakan satu upaya dalam mitigasi kebencanaan.

Baca juga: Melihat Arena Pacuan Kuda Legokjawa di Pangandaran, Pagar Sudah Lapuk dan Ditumbuhi Rumput Liar

Pihaknya mengevakuasi pohon-pohon maupun ranting di sepanjang jalan hutan Emplak yang dianggap rawan tumbang dan membahayakan bagi pengguna jalan.

"Jelang libur panjang ini, kita lakukan penyisiran dan jika ada pohon rawan tumbang maupun dahan yang sekiranya bahaya bagi pengguna jalan kita lakukan evakuasi," ujar Untung melalui WhatsApp, Jumat (24/1/2025) pagi.

Pasalnya, libur panjang akhir pekan ini sampai awal pekan depan dipastikan berefek pada membeludaknya wisatawan datang ke Pangandaran.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pangandaran, Supiyanto, menyebut, pemeliharaan ini dilakukan juga atas permintaan masyarakat dan dari sektor lainnya. Pasalnya, ada beberapa pohon di jalur utama yang perlu dievakuasi.

Baca juga: Dedi Mulyadi Bakal Gandeng Tokoh Perempuan Asal Pangandaran untuk Jadi Penasihat Bidang Kelautan 

Apalagi di wilayah Pangandaran, kini kerap terjadi cuaca ekstrem sehingga pohon-pohon yang berpotensi roboh perlu dievakuasi.

"Upaya itu tidak hanya dilakukan di wilayah hutan Emplak, tapi kami lakukan di seluruh wilayah Kabupaten Pangandaran," katanya.

Namun, yang paling rawan bencana pohon tumbang yaitu di sekitar Jalan Raya Nasional Kalipucang Pangandaran, Blok Emplak. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved