Jumat, 17 April 2026

Fraksi PKB DPRD Jabar Launching PKB Jabar Spotlight, Bahas Tantangan kemiskinan dan pengangguran

Berbagai isu krusial yang dibahas antara lain ketimpangan investasi, pengangguran pemuda, dan kemiskinan yang masih tinggi.

Istimewa
Fraksi PKB DPRD Jabar Launching PKB Jabar Spotlight, Bahas Tantangan kemiskinan dan pengangguran 

Fraksi PKB DPRD Jabar Launching PKB Jabar Spotlight, Bahas Tantangan kemiskinan dan pengangguran di Jawa Barat

TRIBUNJABAR.ID Bandung, 18 Januari 2025 – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan yang inklusif melalui diskusi interaktif bertajuk PKB Jabar Spotlight. Diskusi yang berlangsung di Rooftop DPRD Jawa Barat ini mengangkat tema besar “Peta Jalan Kesejahteraan Jabar: Meretas Kemiskinan, Mengatasi Pengangguran, Menjemput Kesejahteraan”.

DPRT118

Acara ini dipandu oleh Taufik Nurrohim, Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jawa Barat, yang juga bertindak sebagai host. Dalam diskusi, Taufik menegaskan pentingnya menghadirkan ruang dialog yang inklusif antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan di Jawa Barat.

Soroti Ketimpangan dan Tantangan Pembangunan

Diskusi ini menghadirkan pembicara-pembicara kompeten, seperti Syaiful Huda (Ketua DPW PKB Jabar), Iendra Sofyan (Kepala Bappeda Jabar), Nandang Suherman (Perkumpulan Inisiatif), dan Viktor Pirmana (Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Pembangunan Universitas Padjadjaran).

Berbagai isu krusial yang dibahas antara lain ketimpangan investasi, pengangguran pemuda, dan kemiskinan yang masih tinggi.
* Investasi yang Tidak Merata: Jawa Barat mencatat realisasi investasi terbesar di Indonesia tahun 2024 sebesar Rp9641 triliun, namun lebih dari 70 persen investasi terkonsentrasi di wilayah utara seperti Bekasi, Karawang, dan Bogor, sementara wilayah selatan tertinggal jauh.
* Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Tapi Belum Inklusif: Dengan pertumbuhan ekonomi 5,00%, masyarakat pedesaan belum sepenuhnya merasakan dampaknya.
* Pengangguran Pemuda: Sebanyak 605.748 pemuda di Jawa Barat, terutama lulusan SMK, masuk kategori pengangguran putus asa akibat keterampilan yang tidak sesuai kebutuhan pasar.
* Kemiskinan yang Meningkat: Tingkat kemiskinan Jawa Barat mencapai 7,62%, dengan lebih dari 3,88 juta jiwa hidup di bawah garis kemiskinan.

Syaiful Huda, dalam pemaparannya, menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Barat harus mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya terfokus pada wilayah tertentu.

Hiburan dan Partisipasi Luas

Selain sesi diskusi, acara ini juga menghadirkan hiburan dari ESJI Music dan komika Zahra Petani, memberikan suasana santai namun tetap penuh makna.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2025 ini juga disiarkan secara live streaming di kanal YouTube FRAKSI PKB JABAR, memungkinkan masyarakat yang tidak hadir langsung untuk ikut serta dalam diskusi.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan adil di Jawa Barat. “Pembangunan harus menyentuh seluruh masyarakat, dari desa hingga kota, dari utara hingga selatan. Ini bukan sekadar angka, tapi soal bagaimana kita menciptakan kesejahteraan bersama,” tutup Taufik Nurrohim.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved