Minggu, 10 Mei 2026

Kecelakaan Maut di Kota Batu

Bus Rombongan Pelajar di Jatim Kecelakaan Beruntun Tabrak 11 Kendaraan, Terungkap Dugaan Penyebabnya

Kecelakaan beruntun bus rombongan pelajar terjadi Kota Batu, Jawa Timur, menabrak 11 kendaraan menewaskan 4 orang. Polisi ungkap dugaan penyebabnya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Hilda Rubiah
KOMPAS.com/Nugraha Perdana
Kecelakaan beruntun bus rombongan pelajar menabrak 11 kendaraan hingga menewaskan 4 orang terjadi di Kota Batu, Jawa Timur pada Rabu (8/12/2024) malam.  

TRIBUNJABAR.ID - Kembali terjadi, bus rombongan pelajar mengalami kecelakaan beruntun tadi malam pada Rabu (8/12/2024).

Kali ini kecelakaan beruntun bus rombongan pelajar tersebut terjadi Kota Batu, Jawa Timur.

Dalam kecelakaan beruntun itu, bus rombongan pelajar itu menabrak 11 kendaraan hingga dilaporkan menewaskan 4 korban.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Pantura Cirebon, Pelajar Tewas setelah Motornya Tersenggol Truk Tronton

Diketahui bus tersebut hendak membawa rombongan pelajar SMK asal Bali.

Lebih dari 10 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi melibatkan bus rombongan pelajar ini.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menyebut kecelakaan beruntun tersebut melibatkan total 11 kendaraan.

Mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dari total 12 korban. 

AKBP Andi Yudha Pranata mengungkap kronologi bus rombongan pelajar itu alami kecelakaan beruntun tersebut.

Rombongan siswa itu baru keluar dari kawasan Museum Angkot di Kota Batu

Lalu, bus mengalami masalah teknis dan tak bisa diatasi sopir sehingga terjadilah kecelakaan sekitar pukul 19.15 WIB.

Menurut Kapolres, rombongan di bus tersebut terdiri dari 39 siswa SMK ditambah tiga guru dan 4 kru.

Ada 3 tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangkaian kecelakaan beruntun ini. 

"Pertama di persimpangan jalan Sultan Agung. Langkah pertama pengemudi adalah mengarahkan bus ke kiri ke arah trotoar tapi gagal," ujar Andi dikutip dari Kompas.com.

"Kemudian, terjadi kecelakaan di TKP kedua di depan Batos (Batu Town Square) dan terakhir di Ir Pattimura," sambung dia.

Andi berharap jumlah korban tak bertambah dan kini mereka konsen terhadap satu orang yang mengalami cedera serius. 

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved