Angka Kunjungan di Objek Wisata Pantai di Cianjur Selatan Menurun, Bencana Jadi Penyebabnya

Tingkat kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami penurunan pada libur Natal dan tahun baru kali

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Suasana di Pantai Apra di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/1/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Tingkat kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami penurunan pada libur Natal dan tahun baru kali ini.

Cianjur selatan memang memiliki sejumlah lokasi wisata, seperti Pantai Jayanti, Pantai Apra, dan Pantai Karang Potong.

Penurunan kunjungan wisatawan di sejumlah pantai di Cianjur selatan tersebut imbas kekhawatiran para penggunjung pasca-terjadinya bencana alam yang menerjang sejumlah wilayah.

Reza (34), seorang wisatawan, mengaku, dia sengaja mendatangi Pantai Apra bersama keluarga untuk menghabiskan masa liburan. Namun kondisi Pantai Apra saat ini tak seramai seperti tahun sebelumnya.

Baca juga: Cucu yang Habisi Neneknya Sendiri dengan Sadis di Cianjur Belum Diperiksa, Ini Penyebabnya

"Tahun ini pengunjung Pantai Apra lebih sepi dibanding tahun sebelumnya. Bahkan biasanya kami puas dengan liburan di Pantai Apra, namun sekarang cuaca buruk dan gelombang tinggi membuat kami tidak bisa lama di sini," ucap Reza, Kamis (2/1/2025).

Adnan Ali Muchtar, pengelola wisata Karang Potong di Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, mengungkapkan, memasuki musim libur Natal dan tahun baru, tingkat kujungan wisatan mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pada libur akhir tahun sebelumnya tingkat kunjungan bisa mencapai 80 persen, namun tahun ini hanya berada di angka 60 persen," ucap dia.

Baca juga: Jalur Puncak Mulai Padat, Satlantas Polres Cianjur Alihkan Arus Kendaraan di Bunderan Lampu Gentur

Adnan menilai, penurunan tingkat kunjungan wisatawan tersebut diduga imbas dari terjadinya bencana alam yang menerjang wilayah Cianjur selatan. Sehingga para wisatan enggan untuk berwisata ke Cianjur selatan.

"Kemarin kan sempat ada bencana di Cianjur selatan seperti hujan yang cukup deras dan terjadi longsor di mana-mana dan mengakibatkan wisatawan merasakan takut akan terjadinya bencana," ucapnya.

Hal serupa diungkapkan, Dason (44), pedagang ikan bakar di Pantai Apra mengeluhkan penurunan tingkat penjualan pada libur akhir tahun, karena menurunnya tingkat kunjungan.

"Biasanya saat libur tahun baru, saya bisa mendapatkan omzet hingga Rp 5 juta per hari. Tapi tahun ini, susah untuk mencapai Rp 1 juta per hari," ucapnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved