Korban Meninggal Terus Bertambah dari Pesawat yang Kecelakaan di Korsel, Sudah Hampir 100 Orang

Update kasus pesawat Jeju Air jatuh di Bandara Muan, Korea Selatan, korban meninggal sudah mencapai 82 orang.

Editor: Giri
YONHAP via AFP
Petugas saat memadamkan api saat pesawat Jeju Air jatuh di Bandara Internasional Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024). 

TRIBUNJABAR.ID - Update kasus pesawat Jeju Air jatuh di Bandara Muan, Korea Selatan, korban meninggal sudah mencapai 82 orang. Jumlah itu bisa terus bertambah karena pesawat membawa 181 orang.

Pesawat itu terbakar setelah mendarat di Bandara Internasional Muan, Provinsi Jeolla Selatan, pada Minggu (29/12/2024) pagi waktu setempat.

Badan pemadam kebakaran Korea Selatan menyebut, ada kemungkinan hanya dua orang yang selamat dalam musibah itu.

"Semua orang di dalam pesawat kecuali dua orang yang telah diselamatkan diduga tewas dalam kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Muan," ungkap badan pemadam kebakaran Korea Selatan, sebagaimana dilansir Kantor berita Yonhap.

Dari 181 orang di dalam pesawat Jeju Air itu, diketahui 175 di antaranya ada penumpang dan enam lainnya adalah awak pesawat.

Baca juga: Korban Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Korea Terus Bertambah, Sudah Hampir 50 Orang

Dua orang yang telah diselamatkan diketahui terdiri atas satu penumpang dan satu awak pesawat.

Jeju Air pada Minggu menyatakan akan berusaha sekuat tenaga untuk mengatasi kecelakaan mematikan pada penerbangannya.

"Jeju Air tidak akan menyisihkan upaya apa pun untuk menanggapi kecelakaan tersebut," kata Maskapai itu dalam pernyataan singkat, dikutip dari Yonhap.

Pernyataan itu muncul setelah pesawat Jeju Air keluar landasan saat mendarat dan bertabrakan dengan pagar di Bandara Internasional Muan di daerah Muan, sekitar 288 kilometer barat daya Seoul.

"Saat ini kami tengah berupaya menentukan penyebab pasti dan rincian situasi. Pesawat tersebut telah beroperasi selama 15 tahun tanpa ada catatan kecelakaan," kata seorang pejabat Jeju Air.

Jeju Air yang mengalami kecelakaan dijadwalkan berangkat dari Bangkok, Thailand, untuk menuju Muan, Korea Selatan.

Sebanyak 181 orang, terdiri atas 175 penumpang dan enam awak pesawat, berada di dalam pesawat. Sebagian besar penumpang adalah warga negara Korea, kecuali dua orang berkewarganegaraan Thailand.

Baca juga: Detik-detik Pesawat Pengangkut 181 Penumpang Terjatuh di Korea, 29 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Video yang ditayangkan oleh stasiun televisi lokal menunjukkan, pesawat tersebut berusaha mendarat tanpa menggunakan roda pendaratan.

Sekitar pukul 09.07 waktu setempat, pesawat kemudian tergelincir di atas tanah, menabrak dinding beton sebelum meledak dan dilalap api.

Pesawat hampir sepenuhnya hancur akibat ledakan tersebut.

Meski api telah dipadamkan, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di lokasi jatuhnya pesawat.

Adapun sekitar 80 petugas pemadam kebakaran telah dikirim ke lokasi jatuhnya pesawat.

Diberitakan News1 Korea, kecelakaan pesawat di Muan diduga disebabkan adanya masalah pada roda pendaratan pesawat.

Para pejabat menduga, kecelakaan itu disebabkan kerusakan roda pendaratan, yang mungkin dipicu oleh serangan burung.

Meski demikian, juru bicara Jeju Air mengaku sedang memeriksa laporan dugaan penyebab kecelakaan tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Pesawat Jeju Air Jatuh: 85 Orang Tewas, Diperkirakan Hanya 2 Orang Selamat"

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved