Selasa, 5 Mei 2026

Terbatas Anggaran, Taman Pesona Pangandaran Terlihat Kumuh dan Bau, Kini Sepi

Deberapa titik sekitar Taman Pesona Pangandaran sudah ada yang berlubang dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Padna
Suasana di Taman Pesona Pangandaran yang kini terlihat kumuh 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Tidak terawat, Taman Pesona Pangandaran yang ada di samping Pasar Pananjung sudah tidak nyaman untuk menjadi tempat nongkrong.

Hal tersebut terpantau Jumat (20/12/2024) siang. Kondisi Taman Pesona Pangandaran di Kabupaten Pangandaran terlihat kumuh, warna cat memudar dan alas trotoar pun banyak yang terkelupas.

Selain itu, beberapa titik sekitar Taman Pesona Pangandaran sudah ada yang berlubang dan dirasa bau tidak sedap.

Baca juga: Kolong Flyover Pasupati Bakal Ditata dan Dibangun Taman, Warung dan Rumah Warga Dipindah ke Mana?

Sehingga, tak banyak orang yang beraktivitas di lokasi itu. Padahal, Taman Pesona tersebut bagian wajahnya Pariwisata Pangandaran.

Seorang warga di Pangandaran, A Hermawan menyayangkan dengan kondisi Taman Pesona Pangandaran yang kini sudah kumuh.

"Dulu saat masih bagus banyak orang yang nongkrong. Sekarang, setiap sore pasti sepi," ujar Hermawan berbincang bincang dengan Tribun Jabar di Pangandaran, Jumat (20/12/2024) siang.

Seharusnya, kata Ia, Pemda melalui Dinas terkait menjaga perawatan fasilitas umum yang menjadi mukanya Pangandaran.

"Jadi, jangan dibiarkan. Dulu waktu dibangun kan memerlukan uang banyak. Sayang lah, apalagi ini dekat dengan Pasar," katanya.

Baca juga: Taman Safari Indonesia: Upaya Konservasi Berkelanjutan dengan Re-Introduction Banteng Jawa

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran, Dedi Surachman, menyampaikan, untuk perbaikan taman saat ini hanya sebatas pemotongan pohon dan perbaikan lampu saja.

"Sementara, kita perbaikan lampu taman dan pohon rindang," ujarnya.

Sementara untuk revitalisasi, Ia mengaku belum merencanakannya.

"Revitalisasi atau perbaikan itu belum. Karena keterbatasan anggaran," ucap Dedi. *

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved