Banjir dan Longsor di Sukabumi

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sukabumi, Bey Machmudin : Prioritaskan Keselamatan Korban

Bey Machmudin pun berencana meninjau langsung ke titik lokasi bencana di Kabupaten Sukabumi pada Kamis 5 Desember 2024,

Istimewa/ Tangkapan Layar
Ngerinya detik-detik banjir di Kampung Parungseah, Kabupaten Sukabumi, terekam video. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin telah memerintahkan Pemkab Sukabumi dan BPBD agar memprioritaskan keselamatan korban banjir bandang di Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, kata Bey, penyiapan tempat-tempa

t pengungsian yang aman dan logistik bagi para korban, harus segera dipenuhi.

"Kebutuhan dasar seperti selimut, baju harus dipenuhi, karena cuaca masih hujan dan dingin," ujar Bey Machmudin, Rabu (4/12/2024).

Bey Machmudin pun berencana meninjau langsung ke titik lokasi bencana di Kabupaten Sukabumi pada Kamis 5 Desember 2024, untuk memastikan kondisi para korban terdampak banjir bandang.

Baca juga: Palabuhanratu Sempat Terisolir, Ini Daftar Titik Bencana di Sukabumi, Longsor Paling Banyak

"Besok pagi saya ke sana meninjau," katanya.

Berdasarkan data dari BPBD Jabar, cuaca ekstrem terjadi sejak Selasa, hingga hari ini dan mengakibatkan terjadinya banjir bandang di sejumlah titik seperti Kecamatan Ciemas, Kecamatan Palabuhanratu, Kampung Cimanggu Desa Tegallega Kecamatan Cidolog, Kecamatan Gegerbitung, Kampung Puncakpari dan Kampung Cikadu Desa Sirnamekar Kecamatan Tegalbuleud serta Kecamatan Pabuaran.

Selain banjir bandang, di Kabupaten Sukabumi turut terjadi longsor diantaranya di Kecamatan Simpenan, Cisolok, Nagrak, Sagaranten, Palabuhanratu, Warungkiara dan Kecamatan Lengkong.

Pergerakan tanah juga terjadi yakni di Kecamatan Cikembar dan Bantargadung, akibat cuaca ekstrem yang terjadi.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved