Warga Majalengka Terima BLT DBHCHT, Bantu Kebutuhan Sehari-hari, Tak Boleh Dipakai untuk Judi Online

BLT DBHCHT 2024 yang kini mulai disalurkan Pemkab Majalengka digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya makanan.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Warga saat menarik uang dari ATM Bank BJB usai menerima BLT DBHCHT 2024 di Kantor Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, Selasa (12/11/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, melarang Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk judi online.

Bahkan, pihaknya mengingatkan 2900 keluarga penerima manfaat (KPM) se-Kabupaten Majalengka yang mendapatkan BLT tersebut tidak coba-coba bermain judi online.

Sebab, menurut dia, BLT DBHCHT 2024 yang kini mulai disalurkan Pemkab Majalengka digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya makanan.

"Ingat ya, tidak ada pemain (judi online) yang menjadi kaya, justru bandarnya semakin kaya apabila banyak yang bermain judi online," kata Dedi Supandi di hadapan ratusan KPM saat Penyaluran BLT DBHCHT 2024 di Kantor Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, Selasa (12/11/2024).

Baca juga: Siap-siap Cek Rekening, Bansos PIP Termin 3 Cair hingga Rp1,8 Juta November 2024, Cek Penerimanya

Ia mengatakan, jika masyarakat bermain judi online maka dampaknya selain merugikan diri sendiri juga bakal berurusan dengan pihak kepolisian.

Pihaknya mengakui, larangan bermain judi online itu berdasarkan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang disampaikan kepada seluruh kepala daerah beberapa waktu lalu.

Karenanya, Dedi mewanti-wanti seluruh KPM se-Kabupaten Majalengka jangan sampai menggunakan BLT DBHCHT 2024 yang didapatkannya untuk bermain judi online.

"Bandar judi online ini berada di luar negeri, dan dampak buruknya daya beli masyarakat akan menurun, karena perputaran uangnya tidak di Indonesia," ujar Dedi Supandi.

Ia pun meminta para istri untuk memantau suaminya jangan sampai menggunakan uang dari BLT DBHCHT untuk bermain judi online yang akhirnya merugikan KPM itu sendiri.

Selain itu, Dedi juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Majalengka agar jangan sampai berurusan dengan bank emok yang juga bakal merugikan masyarakat.

Baca juga: Siap-siap Cek Rekening, BPNT Rp 400 Ribu Tahap 6 November 2024 Cair? Cek Penerima Bansos di Link Ini

"Setelah menerima BLT ini mohon uangnya dimanfaatkan sebaik mungkin, bisa digunakan untuk membeli beras atau susu untuk anak," kata Dedi Supandi.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved