dr Ade Kurniawan Inisiasi Program Dokter Spesialis Sambangi Warga Desa Terpencil di Tasikmalaya
dr Adhe Kurniawan, SpPD, bawa inovasi kesehatan bagi warga Tasikmalaya, mulai dari olahraga bersama hingga layanan ke pelosok desa.
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Hipertensi dan diabetes, masuk ke dalam dua besar penyakit yang umumnya dialami warga Indonesia. Kedua gangguan kesehatan itu bisa dicegah dengan olahraga.
Seorang dokter di Tasikmalaya, dr Adhe Kurniawan, SpPD, mengorganisir warga untuk memulai hidup sehat dengan sejumlah kegiatan. Seperti, Sabtu Sehat tetap Ikhlas atau Sehati,
Program ini menggelar berbagai jenis senam, mulai dari senam asma, senam jantung, senam lansia, hingga aerobik dan pound fit.
"Kesehatan tidak hanya soal obat dan pengobatan, tetapi juga soal gaya hidup," ujar dr Adhe Kurniawan.
Dengan program tersebut, dia berharap warga lebih giat berolahraga sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru, dan kebugaran tubuh secara keseluruhan.
"Dalam rangkaian kegiatan Jumat Berkah, kami berkolaborasi dengan RSUD TNT untuk memberikan layanan kesehatan gratis, khususnya bagi lansia," kata dia.
Baca juga: Ajukan Klaim Jaminan Hari Tua Ngga Pakai Repot, Cukup Pakai Aplikasi Ini
Dalam kegiatan ini, dr Adhe Kurniawan dan tim menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap lima gangguan kesehatan terkait penyakit dalam. Seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan ginjal.
Adhe juga menginisiasi program dokter spesialis sambang desa dalam program Dolanan KaSa.
“Tidak semua masyarakat bisa menjangkau fasilitas kesehatan di kota. Dengan program ini, kami bisa membantu mereka yang berada di daerah terpencil mendapatkan layanan pemeriksaan yang sama dengan yang ada di rumah sakit,” jelas dr Adhe.
Layanan Dolanan KaSa mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan gratis, sehingga warga di pedalaman bisa mendapatkan penanganan dini terhadap risiko penyakit kronis.
Dr. Adhe, yang juga menjadi Spesialis Penyakit dalam di RS Jantung Tasikmalaya ini, mengungkapkan bahwa rangkaian program ini bagian dari dharma baktinya kepada masyarakat.
Ia berharap dengan adanya pendekatan langsung seperti ini, risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes di masyarakat dapat ditekan sejak dini.
"Target kami adalah 100 persen masyarakat ter skrining, terutama untuk hipertensi dan diabetes. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi," ungkapnya optimis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dr-ADhe.jpg)