Jumat, 10 April 2026

Isran Noor-Hadi Mulyadi Paparkan Kinerja dan Capaian Positif dalam Debat Pilkada Kaltim

Paslon nomor urut 1 ini menyoroti berbagai indikator kinerja yang meningkat sekaligus menegaskan komitmen mereka terhadap tata kelola pemerintahan.

YOUTUBE/KPU PROV KALTIM Via TribunKaltim.co
Paslon Cagub Kaltim nomor urut 1, Isran-Hadi Mulyadi dalam debat Pilkada 2024. 

TRIBUNJABAR.ID - Debat publik kedua Pilkada Provinsi Kalimantan Timur sudah digelar, Minggu (3/11/2024).

Dalam debat itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, memaparkan capaian signifikan selama periode kepemimpinan mereka dalam   

Paslon nomor urut 1 ini menyoroti berbagai indikator kinerja yang meningkat sekaligus menegaskan komitmen mereka terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan efektif.

Debat ini menjadi kesempatan bagi Hadi Mulyadi untuk memaparkan keberhasilan dalam reformasi birokrasi. 

Baca juga: Ilham Habibie Bertemu Sejumlah Relawan di Sekber, Akan Dilanjutkan Kalau Terpilih

"Lima tahun yang lalu, kami memulai dengan visi besar tentang reformasi birokrasi. Pada tahun 2023, indeks reformasi birokrasi kami berhasil mencapai predikat 'Sangat Baik' dengan skor 73,87," ujar Hadi. 

Capaian ini, menurutnya mencerminkan upaya terus-menerus pemerintah dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi.

Selain itu, Isran Noor menyoroti peningkatan dalam indeks layanan publik, yang naik dari 3,2 pada 2020 menjadi 4,0 pada 2023, dengan kategori "Baik." 

"Kami sudah bekerja keras untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memastikan pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal," kata Isran. 

Ia juga menjelaskan bahwa sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kalimantan Timur telah masuk dalam kategori "Baik," serta memaparkan peningkatan skor akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIB) yang mencapai 77,89 pada 2023, masuk dalam kategori "Sangat Baik."

Dalam aspek keuangan, Hadi Mulyadi menyampaikan bahwa tata kelola keuangan Kalimantan Timur terus meraih pengakuan positif. 

"Kami sangat bangga karena selama 11 tahun berturut-turut, Kalimantan Timur mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK. Ini termasuk enam periode di masa Pak Daud dan lima periode penuh di bawah kepemimpinan Pak Isran Noor," ungkap Hadi.

Baca juga: Kunjungi Musisi Iwan Abdulrachman, Arfi-Yena Dengarkan Lagu ‘Mentari’ dengan Penuh Khidmat

Hadi juga menekankan perkembangan di sektor pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Indeks Desa Membangun, yang mengukur kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat desa, menunjukkan peningkatan yang konsisten. 

"Indeks Desa Membangun dari 2019 hingga 2023 meningkat menjadi 0,753, yang masuk dalam kategori 'Sangat Baik'," jelas Hadi. Ia menambahkan bahwa sektor ekonomi, khususnya ekspor, juga mengalami pertumbuhan signifikan. 

"Pada tahun 2023, nilai ekspor Kalimantan Timur mencapai 21,269 atau setara dengan Rp 309 triliun, mencerminkan penguatan sektor UMKM dan koperasi," tambahnya.

Dengan paparan ini, Isran Noor dan Hadi Mulyadi menegaskan bahwa berbagai upaya yang mereka lakukan telah membawa perubahan nyata di Kalimantan Timur

Isran-Hadi berharap dapat terus melanjutkan pembangunan dengan fokus pada pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima, demi kesejahteraan masyarakat Kaltim. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved