Kamis, 30 April 2026

Zulkifli Hasan Panen Raya di Sang Hyang Seri Subang, Optimistis Swasembada Pangan Tercapai

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, optimistis swasembada pangan yang dicanangkan Presiden bisa tercapai.

Tayang:
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Dok. Humas Pemkab Subang  
Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, saat berada di combine harvester saat panen padi di lahan Sang Hyang Seri, Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (31/10/2024). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, optimistis swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bisa tercapai.

Zulkifli mengatakan itu saat melaksanakan panen padi di area lahan Sang Hyang Seri, Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Kamis (31/10/2024).

Panen bersama tersebut dilaksanakan di area lahan Sang Hyang Seri yang digarap oleh Kelompok Tani Optima, dengan varietas padi Inpari 32. Luas lahan yang dipanen tiga hektare, dengan target enam ton per hektare.

Acara tersebut diawali dengan prosesi panen dengan menggunakan arit tradisional dan alat pertanian modern combine harvester yang dilakukan Zulkifli Hasan didampingi Penjabat Bupati Subang, Imran; Dirut Sang Hyang Seri, serta pejabat Kementerian Pertanian.

Zulkifli Hasan mengatakan, kunjungannya kali ini sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan 2028 dengan membenahi beberapa aspek pertanian, termasuk bibit.

"Ternyata di sini bisa untuk pengembangan bibit padi," katanya.

Zulhas mengatakan, dengan perbaikan pada kualitas bibit saja akan meningkatkan produksi padi 10 persen hingga 20 persen.

Jika perbaikan sektor lain juga dilakukan, maka target tidak mengimpor beras lagi bisa dicapai.

Baca juga: Tiga Pengedar Sabu-sabu dan Ganja Jaringan Nasional Diringkus Satnarkoba Polres Subang 

"Problem bibit unggul ini harus ditanam oleh semua petani kita. Harga benih tidak boleh sama dengan harga gabah. Dengan kebijakan yang tepat, 2028 swasembada pangan insyaallah tercapai." ucapnya.

Menurutnya, jika semua petani di Indonesia menggunakan bibit padi yang sesuai dengan standar mutu terbaik, produksi padi di dalam negeri akan meningkat setidaknya 10 persen.

"Misalnya 10 persen sa,ja kan (produksi padi) 31 juta ton kalau 10 persen saja (naik) 3 juta, berarti bisa 34 juta ton. Saya ke sini apa sih, problemnya agar pembibitannya bisa lancar, sudah ketemu masalahnya," ucapnya.

Bukan cuma masalah bibit, masalah lain juga harus diperbaiki.

"irigasinya diperbaiki, pupuknya dari 4,5 juta jadi 9 juta lebih. Semua kita diperbaiki, kalau kita mau optimal (panennya)," tegas Zulhas.

Dalam kesempatan itu, Zulkfili Hasan turut berdialog dengan petani setempat, dan menerima berbagai keluhan petani. Utamanya terkait kesulitan memperoleh pupuk.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved