Viral Sejumlah Murid SDN Ibu Jenab 2 Cianjur Terlibat Duel, Ada yang Sampai Luka Berdarah
Viral sejumlah murid SDN Ibu Jenab 2 terlibat tindak kekerasan. Aksi tersebut diduga dilakukan di lantai dua masjid sekolah.
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Viral sejumlah murid SDN Ibu Jenab 2 terlibat tindak kekerasan. Aksi tersebut diduga dilakukan di lantai dua masjid sekolah di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Berdasarkan video yang beredar tampak sejumlah murid tersebut mengenakan pakaian pramuka dan baju penjaskes terlibat perkelahian.
Dalam video berdurasi sekitar 3 menit 21 detik tersebut, tiga murid berpakaian baju penjaskes berkelahi dengan tiga murid berpakaian pramuka. Sedangkan murid lainnya hanya menonton perkelahian.
Beberapa murid yang terlibat perkelahian tersebut sempat tersungkur ke lantai. Satu di antara mereka mendapat luka berdarah.
Kepala SDN Ibu Jenab 2, Tita Rosita, membenarkan adanya tindak perkelahian sejumlah muridnya tersebut. Pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus tersebut.
Baca juga: Langkah Bawaslu Cianjur soal Dugaan Cabup Nomor Urut 2 Lakukan Kampanye di SD Trikarya Cipanas
"Senin (30/9/2024) kami akan memanggil para guru, murid yang terlibat perkelahian, dan orang tua untuk mengklarifikasi kejadian tersebut," kata Tita saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (29/9/2024).
Dia mengatakan, berdasarkan pakaian yang dikenakan murid, kemungkinan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/9/2024).
"Saya juga ada di sekolah dan sampai siang tidak ada laporan bullying," ucapnya.
Kabid SD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Arifin, mengungkap, dia telah berkomunikasi dengan kepala sekolah SDN Ibu Jenab 2 untuk konfirmasi.
"Saya konfirmasi apakah betul di Ibu Jenab 2 pada KS (kepala sekolah), katanya betul. Katanya anak-anak pada main-main, bercanda, dan sebagainya. Tapi karena lihat videonya identik dengan kekerasan dan perkelahian, meskipun di akhir video tampaknya mereka tertawa," ucapnya.
Baca juga: Beredar Foto Cabup Nomor Urut 2 Wahyu Kampanye di SDN Trikarya Cipanas Cianjur, Ini Kata Jubirnya
Arifin mengatakan, pihaknya telah meminta Kepala Sekolah SDN Ibu Jenab 2 untuk menelusuri kronologi perkelahian antara murid tersebut dalam bentuk laporan termasuk dari para orang tua.
"Saat ini kepala sekolah sedang mengidentifikasi siswa-siswa yang terlibat juga siapa yang mengedarkan video tersebut. Sepertinya terjadi pada saat jam istirahat. Hari Senin kepastiannya," kata dia.
Dia menambahkan, tindakan negatif yang dilakukan murid SD tersebut dapat dipengaruhi dari tontonan di medial sosial. Sehingga perlu adanya pengawasan dari orang tua terhadap anaknya.
"Medsos itu bisa memberikan pengaruh positif atau negatif. Makanya kerap kali menyarankan pada kepala sekolah dan guru untuk mengawasi, jangan sampai peserta didik menggunakan gawai untuk main medsos," katanya. (*)
| 6 Aturan Perpisahan Sekolah di Jawa Barat, Tak Boleh Ada Pungutan ke Siswa |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Gaji Guru Honorer Jabar Cair 2 Bulan, Disdik Janji Bulan Depan Kembali Normal |
|
|---|
| Pemprov Jabar Tata PKL Jembatan Cirahong Jadi Wisata Unggulan, Siapkan MOU dengan PT KAI |
|
|---|
| Respons Dedi Mulyadi soal Meluapnya Sungai Cipamingkis Bogor, Sorot Perubahan Tata Ruang |
|
|---|
| Jabar Bebas Kabel Semrawut 2029, Dedi Mulyadi Targetkan Sistem Bawah Tanah Dimulai dari Gedung Sate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Murid-SDN-Ibu-Jenab-2-Cianjur-terlibat-tindak-kekerasan.jpg)