Pilkada Kota Cimahi
Gen Z Jangan Jadi Generasi Menye-menye, Ini Harapan Cawalkot Cimahi Dikdik S Nugrahawan
Dikdik berpesan kecanggihan teknologi berupa gadget yang dimiliki kalangan Gen Z ini harus digunakan secara optimal.
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Calon Wali Kota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan, menaruh harapan besar terhadap Generasi Z (Gen Z) untuk bisa menjadikan Cimahi sebagai pusat industri kreatif dan animasi di Jawa Barat.
Pasalnya, kehidupan Gen Z ini sudah ditopang dengan kemajuan teknologi yang sangat canggih.
''Tapi kecanggihan teknologi ini harus dibarengi dengan mentalitas yang kuat. Jangan mau Gen Z ini jadi generasi yang menye-menye,'' jelas Dikdik saat melakukan live TikTok di Kantor Tribun Jabar belum lama ini.
Untuk diketahui, generasi menye-menye artinya generasi yang berlebihan dalam merasa sedih bahkan cenderung manja yang terlalu berlebihan.
Baca juga: Dikdik Nugrahawan, Calon Wali Kota Cimahi Pastikan Semua Anak Sekolah, Warganya Punya Pekerjaan
Di sisi lain, istilah menye menye juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dalam kondisi perasaan melankolis yang terlalu berlebihan.
Oleh karena itu, Dikdik berpesan kecanggihan teknologi berupa gadget yang dimiliki kalangan Gen Z ini harus digunakan secara optimal.
''Jangan digunakan untuk hal-hal negatif, mencari-cari informasi yang menyesatkan, tapi gunakan untuk mengembangkan potensi diri,'' kata Dikdik.
Hal ini terbukti sudah banyak Gen Z asal Cimahi yang berprestasi hingga terkenal di Indonesia.
''Ada penyanyi Yura Yunita. Itu asal Cimahi. Bapaknya, Pak Rahman, itu teman saya,'' ujarnya.
Baca juga: SOSOK Rafaelson Alias Nguyen Xuan Son, Striker Naturalisasi Vietnam Asal Brasil, Tak Ada Darah Lokal
Belum lagi, kata dia, Cimahi telah memiliki pusat inkubasi industri kreatif yakni Cimahi Techno Park (CTP).
Para anak muda di CTP setiap hari berlatih mengembangkan potensi di industri kreatif khususnya di bidang desain dan animasi.
''Mereka sudah memiliki penghasilan dengan menjual karya-karyanya di internet dan memperoleh penghasilan dalam bentuk dollar Amerika,'' jelas Dikdik.
Untuk itu, Dikdik dan Calon Wakil Wali Kota, Bagja Setiawan, sudah berkomitmen untuk mengembangkan potensi kalangan Gen Z di Cimahi dengan membuat program Satu RW Satu Content Creator.
''Jadi kami akan optimalkan kehadiran teknologi ini untuk menjadikan Cimahi sebagai pusat industri kreatif di Jawa Barat,'' kata Dikdik. (*)
| Respons Adhitia soal Dikdik-Bagja dan Bilal-Mulyana Absen di Rapat Penetapan Pemenang Pilkada Cimahi |
|
|---|
| Partisipasi Warga Cimahi pada Pilkada 2024 Jauh dari Target, Hanya 302.573 Orang yang Gunakan Hak |
|
|---|
| Lebih Lihai Cari Informasi, Bawaslu Cimahi Rangkul Srikandi Jadi Pengawas Partisipatif pada Pilkada |
|
|---|
| Polres Cimahi Tingkatkan Patroli Siber Cegah Kabar Hoaks pada Masa Kampanye Pilkada 2024 |
|
|---|
| Seribu Lebih Disabilitas Masuk DPT Pilkada Cimahi, Diharapkan Tak Cuma Salurkan Haknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/DikdiK-Suratno-Nugrahawan-di-Program-Mata-Lokal-Memilih.jpg)